Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 10 ribu orang meninggal dunia akibat komplikasi virus korona di Amerika Serikat (AS) sejak penyakit itu mewabah pada Januari lalu. Hal itu diungkapkan Johns Hopkins University, Senin (6/4).
Universitas yang mendata jumlah kasus virus korona di dunia mengatakan sedikitnya terjadi 347.003 kasus infeksi covid-19 di AS dengan angka kematian sebanyak 10.335.
'Negeri Paman Sam' itu menjadi salah satu negara di dunia dengan jumlah kematian terbanyak akibat virus korona terbesar di dunia di belakang Italia (15.877) dan Spanyol (13/055).
Baca juga: Sudah 10 Ribu Meninggal, RS di AS Mulai Kewalahan
Jumlah angka kematian akibat covid-19 per hari di sejumlah negara Eropa sudah mulai menurun namun AS belum mencapai puncak wabah tersebut.
Sejak pertengahan pekan lalu, AS mencatatkan lebih dari 1.000 kematian per hari saat kebijakan karantina diberlakukan dengan berbagai tingkatan di masing-masing negara bagian.
New York menjadi pusat penyebaran virus korona di AS dengan lebih dari 4.750 kematian dan 130 ribu kasus, lebih dari setengahnya ditemukan di New York City.
Pemerintah telah memperingatkan bahwa korban tewas akibat covid-19 di AS bisa mencapai angka antara 100 ribu dan 240 ribu. (AFP/OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved