Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri India Narendra Modi mengajak seluruh warga untuk mematikan lampu di rumah masing-masing dan menyalakan lilin untuk mengusir "kegelapan" pandemi virus korona (Covid-19). PM Modi ingin kegiatan itu berlangsung pada Minggu (5/4) malam waktu setempat.
Dalam sebuah pesan video, Modi berterima kasih kepada 1,3 miliar warga India yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kebijakan penutupan wilayah atau lockdown terkait Covid-19.
"Pada 5 April pukul 21.00, matikan semua lampu di rumah kalian. Berdiri di depan pintu atau balok dan nyalakan lilin atau diyas (lampu minyak), obor, atau cahaya dari telepon genggam selama sembilan menit," ucap PM Modi.
Baca juga: Trump: Akan Ada Banyak Kematian di AS Minggu Depan
"Kita akan bersama-sama menyalakan cahaya, yang akan menerangi jalan dalam perjuangan kita bersama. Di bawah cahaya tersebut, mari kita bulatkan tekad, yakin bahwa kita tidak sendirian dalam perjuangan ini," sambungnya, dikutip dari laman Sky News.
PM Modi juga meminta warga tetap berada di dalam rumah dan melanjutkan praktik menjaga jarak sosial atau social distancing dalam upaya menekan penyebaran pandemi Covid-19.
Imbauan PM Modi sebelumnya untuk mengapresiasi kerja keras pekerja medis dikritik sejumlah pihak. Ini karena seruan apresiasi justru memancing banyak orang keluar rumah untuk memberikan selamat kepada para staf kesehatan.
Pawan Khera, juru bicara Partai Kongres yang merupakan oposisi pemerintah, mengkritik sejumlah seruan PM Modi.
"Negara ini sedang mengharapkan jawaban dari seorang perdana menteri mengenai isu kurangnya alat pelindung diri serta bantuan untuk masyarakat miskin," ujarnya.
"Masyarakat India tidak mendapatkan informasi yang mereka harapkan dari Anda," lanjut Khera.
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Sabtu (4/4) malam, jumlah kasus Covid-19 di India menyentuh angka 3.082 dengan 86 kematian dan 229 pasien sembuh.
Sebagian kasus covid-19 di India terkait dengan acara tabligh akbar yang digelar di sebuah masjid di New Delhi. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved