Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Kasus Covid-19 Meroket, New York Minta Bantuan Relawan

Basuki Eka Purnama
05/4/2020 08:00
Kasus Covid-19 Meroket, New York Minta Bantuan Relawan
Warga mengenakan masker saat berjalan di luar rumah di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.(AFP/Bryan R Smith)

KASUS Covid-19 di Negara Bagian New York, Amerika Serikat (AS) terus meningkat dengan angka yang mengkhawatirkan sehingga, pada Sabtu (4/4), pemerintah setempat meminta relawan untuk turun tangan membantu.

Negara bagian AS itu mencatatkan 3.565 kematian akibat virus korona. Namun, Gubernur New York Andrew Cuomo memperingatkan yang terburuk masih belum tiba.

Cuomo mengatakan angka infeksi Covid-19 di New York bisa mencapai puncaknya pada empat hingga 14 hari ke depan. Namun, dia memperingatkan bahwa rumah sakit di wilayahnya sama sekali tidak siap menghadapinya.

Baca juga: Disarankan Pakai Masker, Trump Ngotot tak Mau Pakai

"Sebagian dari diri saya ingin mengatakan, 'Ayo, berikan yang terburuk.' Namun, ada bagian dari saya yang mengatakan bagus bahwa saat ini bukan puncaknya karena kami sama sekali belum siap," aku Cuomo.

Sehari sebelumnya, angka kematian di New York akibat virus korona adalah 2.935. Penambahan 630 kematian merupakan yang tertinggi dalam 24 jam di negara bagian itu. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya