Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
RATU Inggris Elizabeth II berencana menyampaikan pidato nasional terkait pandemi virus korona (Covid-19) pada Minggu (5/4). Pidato disampaikan di tengah meningkatnya jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 di seantero Britania Raya.
Pemerintahan Inggris di bawah Perdana Menteri Boris Johnson telah memberlakukan penutupan wilayah (lockdown) untuk menekan penyebaran Covid-19. Di bawah kebijakan ini, hampir semua bar, restoran, pertokoan, dan ruang publik lainnya ditutup.
"Yang Mulia Ratu telah merekam pidato khusus untuk Britania Raya dan Persemakmuran terkait wabah virus korona," ungkap pernyataan resmi Istana Buckingham, tanpa memaparkan detail lebih lanjut.
Baca juga: Korban Jiwa Akibat Covid-19 di Inggris Tembus 3.600
Dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (4/4), Ratu Elizabeth II telah merekam pidatonya di Istana Windsor yang merupakan kediamannya bersama sang suami, Pangeran Philip.
Istana Buckingham menyebut pidato nasional Ratu Elizabeth II akan disampaikan pada Minggu (5/4) pukul 19.00 GMT atau Senin (6/4) 3.00 WIB.
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, Sabtu (4/4), total kasus Covid-19 di Britania Raya telah melampaui 38 ribu dengan 3.611 kematian dan 209 pasien sembuh.
Bulan lalu, Ratu Elizabeth II menyampaikan pernyataan tertulis yang mengungkapkan bahwa keluarga kerajaan akan terlibat dalam upaya melawan pandemi Covid-19.
"Kami menyadari bahwa banyak orang dan keluarga di seantero Britania Raya dan juga dunia sedang memasuki periode penuh kekhawatiran dan ketidakpastian," ungkap ucap Ratu Elizabeth II.
Selama ini, Ratu Elizabeth II jarang menyampaikan pidato nasional, kecuali di momen perayaan Natal.
Menurut sejumlah pakar, pidato nasional Ratu Elizabeth II mengenai Covid-19 akan menjadi yang kelima sejak wanita berusia 93 tahun itu pertama kali berkuasa. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved