Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSORSIUM perusahaan-perusahaan mesin, kedirgantaraan dan Formula Satu Inggris menargetkan untuk memproduksi sedikitnya 1.500 ventilator per minggu selama beberapa pekan mendatang, kata pihak konsorsium tersebut, Kamis (2/4).
Perusahaan yang termasuk dalam konsorsium itu antara lain Airbus, Ford, Rolls-Royce dan BAE bekerja bersama dengan tujuh tim Formula Satu untuk meningkatkan produksi ventilator yang dibuat oleh dua perusahaan di Inggris, Penlon dan Smiths Group.
Perusahaan-perusahaan tersebut menjawab ajakan dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson agar industri dapat membantu penyediaan peralatan kesehatan yang dibutuhkan untuk menyelamatkan jiwa menjelang puncak wabah virus korona baru.
Sebelumnya, Perdana Menteri Boris Johnson pada Rabu menyesalkan data virus korona terbaru yang menunjukkan rekor kenaikan kematian di Inggris, dengan menyebut itu sebagai "hari yang menyedihkan."
Sebelumnya pemerintah Inggris melaporkan jumlah kematian bertambah 563 menjadi 2.352 kematian hingga pukul 1600 GMT pada 31 Maret. "Tak diragukan lagi, ini adalah hari yang menyedihkan," ucap Johnson melalui pesan video yang dibagikan di Twitter.
"Namun mari jangan kita ragukan bahwa jika kita dapat mengikuti program yang saat ini telah ditetapkan dan jika kita bisa mematuhi langkah-langkah yang telah dilakukan bersama, maka saya sepenuhnya yakin bahwa kita akan mulai menurunkan angka-angka tersebut." (OL-12)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved