Selasa 10 Maret 2020, 12:25 WIB

Virus Korona Terdeteksi, Mongolia Karantina Diri

Basuki Eka Purnama | Internasional
Virus Korona Terdeteksi, Mongolia Karantina Diri

AFP/Byambasuren BYAMBA-OCHIR
Warga Mongolia asal Wuhan, Tiongkok tiba di Ulaanbaatar untuk dikarantina.

 

MONGOLIA, Selasa (10/3), melarang siapa pun meninggalkan atau masuk ke kota-kota mereka selama enam hari setelah negara itu melaporkan kasus virus korona pertama mereka.

Pasien itu adalah seorang pekerja perusahaan energi Prancis yang datang dari Moskow, Rusia.

Sebelumnya, Mongolia telah menutup perbatasan mereka dari Tiongkok dan melaran penerbangan dari Korea Selatan (Korsel_ sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus korona di negara berpenduduk 3 juta jiwa itu.

Baca juga: Presiden Brasil Sebut Ancaman Covid-19 Terlalu Dilebih-lebihkan

"Ibu Kota Ulaanbaatar dan seluruh ibu kota provinsi dikarantina hingga 16 Maret untuk mencegah penyebaran wabah virus korona," ujar Wakil Perdana Menteri Mongolia Enkhtuvshin Ulziisaikhan.

Keputusan itu berarti tidak seorang pun bisa masuk atau keluar dari ibu kota atau kota-kota lain di Mongolia selama sepekan.

Mongolia adalah negara terakhir yang memberlakukan langkah tegas untuk mencegah wabah virus korona. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli.

Penjaga Perbatasan Israel Tembak Wanita Palestina Bawa Pisau

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 23:13 WIB
Pada Jumat (11/6), seorang Palestina berusia 15 tahun tewas oleh tembakan tentara Israel di dekat Beita, selatan...
AFP/STR/KCNA VIA KNS.

Sebut Kanker Ganas, Kim Jong-un Hukum Peniru Gaya K-Pop

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 22:30 WIB
Keluarga Kim telah memerintah Utara selama tiga generasi dan kesetiaan dari kaum milenial di negara itu sering...
Ian Willms/Getty Images/AFP

Ribuan Orang Simpati pada Keluarga Muslim Tewas Ditabrak di Kanada

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 18:22 WIB
Ribuan orang berbaris untuk memberi dukungan kepada keluarga muslim Kanada yang tewas akibat ditabrak seorang pria dengan truk pick-up pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perangkat Terenkripsi Jerat Penjahat di Seluruh Dunia

LEBIH dari 800 penjahat telah ditangkap di seluruh dunia seusai dijebak menggunakan aplikasi pesan terenkripsi yang dijalankan FBI.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya