Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRUS korona mendapatkan nama baru dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo yaitu Virus Wuhan meski aksi itu mendapatkan protes keras dari pemerintah Tiongkok.
Untuk hari kedua secara beruntun, Pompeo, Jumat (6/3), menyebut Covid-9 sebagai virus Wuhan atau virus korona Wuhan, mengacu pada kota di Tiongkok tempat virus itu pertama kali ditemukan.
Dalam wawancara dengan CNBC mengenai kesuksesan Beijing menanggapi wabah virus korona, Pompeo menjawab, "Hari ini, saya dengan senang memuji keberhasilan Partai Komunis Tiongkok. Namun, harus diingat, penyebab wabah itu adalah virus korona Wuhan."
Sebelumnya, dalam konferensi pers pada Kamis (5/3), Pompeo mengumumkan bahwa AS menyiapkan dana bantuan sebesar US$37 juta untuk negara yang terkena wabah 'virus Wuhan'.
Baca juga: Antisipasi Virus Korona, Vatikan Ubah Jadwal Paus Fransiskus
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam konferensi pers mengatakan penggunaan isitilah virus Wuhan dan virus Tiongkok adalah sikap yang tidak bertanggung jawab.
"Dengan menyebut virus itu sebagai virus Tiongkok mengacu pada asal virus itu tanpa fakta atau bukti. Sejumlah media memang ingin Tiongkok disalahkan. Wabah ini adalah masalah dunia," tegas Zhao.
Zhao bersikeras bahwa tidak ada bukti yang memastikan bahwa virus itu berasal dari Tuongkok/
Covid-19 pertama kali dilaporkan pada akhir Desember di Wuhan, Tiongkok denhan ilmuwan meyakini virus itu ditularkan ke manusia di sebuah pasar yang menjual hewan liar untuk dikonsumsi.
Pompeo membantah pernyataan Tiongkok bahwa virus itu bisa jadi tidak berasal dari Tiongkok.
"Saya puas dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah Tiongkok namun tidak dengan bantahan mereka bahwa virus itu beasal dari Wuhan," ujar Pompeo.
"Kami yakin dari mana virus itu berasal dan yakin bahwa ada informasi yang bisa dibagikan lebih cepat sehingga penanganan masalah ini bisa lebih baik," imbuhnya.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) adalam arahan yang dirilis pada Februari lalu untuk negara di dunia dan media memperingatkan bahwa penggunaan virus Wuhan akan menyebabkan stigmatisasi terhadap warga Tiongkok.
"Pemberian resmi ini dilakukan dengan sengaja untuk menghindari stigmatisasi. Co berarti korona, vi untuk virus, d untuk disease (penyakit). Sementara 19 untuk waktu munculnya penyakit itu pada 2019," ungkap WHO dalam keterangan resmi mereka. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved