Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA karantina penumpang kapal pesiar Jepang Diamond Princess akan berakhir pada hari ini, Rabu (19/2). Awalnya, ada lebih dari 3.700 penumpang dan awak kapal dari 56 negara di kapal tersebut.
"Jika Anda dan teman sekamar Anda negatif dan tidak memiliki gejala demam atau pernapasan, Anda bisa bersiap untuk turun dari kapal," kata pejabat Jepang dalam sebuah surat kepada penumpang kapal, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (19/2).
Dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa setidaknya butuh tiga hari untuk memproses semua orang.
Bagi para pelancong, itu berarti penantian yang menyiksa untuk mendapatkan hasil tes yang memakan waktu beberapa hari untuk dievaluasi.
"Kami masih membutuhkan hasil tes kami, jadi kami menunda perayaan apa pun," kata seorang pengacara asal Amerika Serikat (AS) Matt Smith kepada AFP. "Perasaannya cemas."
Baca juga: Ratusan Warga AS Dievakuasi dari Kapal
Penumpang asal Inggris David Abel, merasa ada pergeseran mood selama berada di atas kapal.
"Secara mental, (virus korona) sekarang memakan korban. Sekarang, sangat sulit untuk tetap fokus pada apa saja," katanya.
Dia pun menyampaikan bahwa dia dan istrinya Sally dinyatakan positif virus korona.
Beberapa negara tampaknya kehilangan kesabaran dengan proses karantina di kapal tersebut. Mereka pun mengumumkan akan mengirim pesawat sewaan untuk membawa pulang warga mereka.
Dalam evakuasi pertama, Minggu (17/2), lebih dari 300 warga AS kembali ke negara mereka, meskipun ada 14 penumpang yang dinyatakan positif virus korona. Mereka dipisahkan dari penumpang lainnya di "area pengurungan khusus."
Sementara itu, Korea Selatan (Korsel) menerbangkan enam warga negara mereka dan seorang pasangan Jepang yang berada di kapal keluar dari Jepang pada Rabu (19/2) pagi, menurut kantor berita Yonhap.
Delapan warga Korsel yang tetap berada di kapal akan dievakuasi jika hasil tes mereka dinyatakan negatif.
Inggris, Kanada, Hong Kong, dan Australia adalah negara-negara yang juga berencana memulangkan warga mereka dari kapal tersebut. Dan mereka akan memberlakukan kembali masa karantina selama 14 hari di negaranya.
Orang-orang di Yokohama tampak mendukung keputusan mengizinkan para penumpang keluar dari kapal meskipun ada virus yang ditakuti.
"Saya yakin orang-orang di kapal itu pasti benar-benar khawatir. Saya berharap mereka dapat segera kembali ke kehidupan normal mereka," kata Isamu Habiro.
"Sebagai penduduk Yokohama, saya tidak ingin mereka diperlakukan tidak adil. Saya ingin memberi semangat mereka," kata Habiro kepada AFP. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved