Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 200 warga Australia telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah 14 hari dikarantina di Pulau Natal yang terpencil di tengah-tengah ketakutan mengenai virus korona. Mereka dievakuasi dari Provinsi Hubei, Tiongkok, 3 Februari lalu.
Dikutip dari BBC, Selasa (18/2), dengan tidak adanya kasus yang dilaporkan, para warga yang dikarantina itu diantarkan pulang ke rumah mereka di enam kota di seluruh Australia.
Banyak dari mereka yang kembali, termasuk anak-anak, menyatakan lega dan senang akhirnya tiba di rumah pada Senin (17/2) malam.
"Saya sangat senang kita bisa pulang sekarang. Saya merasa sangat beruntung," kata Catherine Chen yang mendarat di Perth seperti dikutip oleh stasiun televisi Australia ABC.
Baca juga: Dievakuasi dari Diamond Princess, Warga AS Tiba di Tanah Air
Chen, yang mengelola pusat pengasuhan anak di Australia Barat, telah dipisahkan dari suaminya selama sebulan setelah bepergian dengan kedua anaknya ke Hubei.
Sementara itu, Mel Pleno tiba kembali di Sydney bersama istri dan tiga anaknya.
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Australia dan tanggapan mereka terhadap situasi ini dan mencarter pesawat untuk keluarga saya untuk kembali," kata Pleno yang dikutip oleh stasiun televisi Australia 7 News.
Tidak satu pun dari mereka yang kembali pulang ke rumah akan diminta melakukan tes lebih lanjut. (BBC/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved