Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan terlalu dini untuk memprediksi akhir dari wabah virus korona meski ada penurunan yang nyata dalam jumlah kasus baru di Tiongkok.
"Wabah ini masih bisa mengarah ke segala arah," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus seperti dikutip dari BBC, Kamis (13/2).
Sebelumnya, Tiongkok melaporkan angka harian terendah kasus virus korona baru, 2.015, selama dua minggu.
Virus korona telah merenggut nyawa lebih dari 1.100 orang dan menginfeksi 44.600 orang.
Baca juga: Xi Jinping Ingin Yakinkan Dunia Bisa Atasi Korona
Jumlah infeksi harian baru yang dilaporkan otoritas Tiongkok mencapai puncaknya pada minggu lalu, mendekati 4.000.
Pada Selasa (11/2), Ahli Epidemiologi Tiongkok Zhong Nanshan, mengatakan epidemi akan memuncak di Tiongkok pada bulan ini sebelum mereda.
Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Michael Ryan mengatakan pihaknya telah berhasil melacak sumber penularan semuanya kecuali delapan dari 441 kasus virus di luar Tiongkok.
Dia mengatakan stabilisasi yang nyata dalam jumlah kasus baru di Tiongkok dan penyebaran kasus yang lebih lambat di luar provinsi Hubei, itu meyakinkan.
"[Itu] sebagian besar berkat operasi kesehatan masyarakat yang sangat besar di Tionkok," katanya.
Namun, dia menambahkan, "Saya pikir ini terlalu dini untuk mencoba memprediksi awal, pertengahan atau akhir dari epidemi ini sekarang".
Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan empat pengujian vaksin tengah didanai untuk pengembangan praklinis.
"Saya pikir kita akan menemukan vaksin (virus korona)," katanya. "Itu akan memakan waktu. Vaksin tidak bisa dibuat dalam semalam." (BBC/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved