Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTRONAUT Amerika Serikat (AS) Christina Koch dijadwalkan kembali ke Bumi, Kamis (6/2), setelah memecahkan rekor untuk astronaut perempuan dengan menghabiskan waktu hampir 1 tahun di Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).
Koch dijadwalkan mendarat di Kazakhstan bersama Luca Parmitano dari Badan Angkasa Luar Eropa dan kosmonaut Alexander Skvortsov pada pukul 9.12 GMT (pukul 16.12 WIB) setelah berada di angkasa luar selama 328 hari.
Astronaut kelahiran Michigan, 41 tahun lalu itu, memecahkan rekor perempuan di luar angkasa yang sebelumnya dipegang astronaut veteran NASA Peggy Whitson yang menghabiskan 289 hari di angkasa luar pada 28 Desember 2019.
Baca juga: Pelosi Sebut Trump Ancaman untuk Demokrasi
Koch juga memegang rekor lainnya setelah bersama rekannya dari NASA Jessica Meir pada Oktober menjadi tim perempuan yang melakukan spacewalk.
Dalam wawancara dengan NBC, Selasa (4/2), Koch mengaku dirinya akan merindukan kondisi microgravity.
"Sangat menyenangkan berada di tempat Anda bisa meloncat dari lantai ke langit-langit kapan pun Anda mau," ujar Koch. (OL-1)
NASA laksanakan evakuasi medis pertama dalam sejarah ISS.
Masalah kesehatan itu terungkap ketika NASA menunda rencana spacewalk yang tadinya akan dilakukan oleh Cardman dan Fincke karena adanya kekhawatiran medis.
NASA tengah mengevaluasi opsi pemulangan dini misi SpaceX Crew-11 dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akibat kendala kesehatan salah satu astronot.
NASA mendadak menunda jadwal berjalan di luar angkasa (spacewalk) karena alasan kesehatan kru. Simak penjelasan resmi NASA mengenai kondisi astronot saat ini.
Astronot ISS menangkap foto spektakuler wilayah Florida dan Karibia saat malam hari.
Seorang astronot di ISS menangkap pemandangan menakjubkan halo bulan di atas atmosfer Bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved