Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Rusia dan Tiongkok menggunakan hak vetonya terhadap resolusi yang akan memperpanjang bantuan internasional ke 4 juta warga Suriah selama satu tahun.
Veto itu digunakan keduanya dalam sidang DK PBB pada Jumat (20/12) di markas PBB, New York, Amerika Serikat. Resolusi itu diinisasi oleh Jerman, Belgia, dan Kuwait.
Bantuan internasional selama ini mengalir ke Suriah tanpa persetujuan dari rezim berkuasa di Damaskus. Namun, periode bantuan itu akan berakhir pada 10 Januari 2020.
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menegaskan, resolusi terbaru itu sudah usang karena rezim Bashar Al Assad telah mendapatkan kontrol kembali terhadap sebagian besar wilayah Suriah.
Rusia merupakan aliansi kuat rezim Assad dan telah menggunakan 14 kali hak vetonya terhadap resolusi DK PBB yang diarahkan terhadap Suriah sejak perang sipil berkecamuk pada 2011.
Baca juga : PBB Soroti Nasib Warga Sipil Suriah
Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft mengaku terkejut dengan penggunaan hak veto Rusia dan Tiongkok. Bantuan internasional selama ini telah membantu 4 juta warga Suriah secara langsung dan memberikan dampak tak langsung pada 11 juta warga lainnya.
"Hari ini, kami mengambil langkah mundur dari sebuah kredibiltas yang penting. Saya sangat kecewa atas hasil rapat ini," kata Craft.
Wakil Duta Besar Prancis untuk PBB Ane Gueguen bahkan menyebut tindakan Rusia dan Tiongkok dalam veto tersebut sebagai tindakan tak bertanggung jawab.
Kegagalan resolusi itu dibayangi oleh puluhan ribu warga Suriah yang mengungsi dari wilayah di Barat Daya Suriah, Idlib karena gempuran bom dari loyalis Assad.
Sebelumnya, Rusia juga mengajukan draf resolusi perpanjangan bantuan kemanusiaan internasional sepanjang 6 bulan. Namun, bantuan itu harus disalurkan lewat dua lokasi di Turki.
Draf Rusia itu tidak mendapat dukungan minimal, yaitu 9 suara untuk menjadi resolusi DK PBB. Proposal Rusia ditolak AS, Prancis, Inggris, Polandia, Peru, dan Republik Dominika. Sementara Jerman, Belgia, Kuwait, dan Indonesia abstain.
"Kalau Anda peduli dengan Suriah, kenapa Anda tidak mendukung draf yang diajukan Rusia," ujar Duta Besar Tiongkok untuk PBB, Zhang Jun. (AFP/OL-7)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved