Selasa 19 November 2019, 07:35 WIB

Puluhan Demonstran Hong Kong Melarikan Diri dari Kampus

Basuki Eka Purnama | Internasional
Puluhan Demonstran Hong Kong Melarikan Diri dari Kampus

AFP/ANTHONY WALLACE
Seorang demonstran Hong Kong menurunkan diri menggunakan tali dari jembatan ke jalan sebelum kemudian melarikan diri menggunakan motor.

 

PULUHAN demonstrasi prodemokrasi Hong Kong secara dramatis melarikan diri dari pengepungan selama dua hari di sebuah kampus universitas, Senin (18/11) malam, dengan menggunakan tali sebelum menumpang sepeda motor.

Bentrokan terjadi hingga Selasa (19/11) dini hari, antara demonstran dan polisi yang mengancam akan menggunakan kekerasan untuk mengeluarkan para demonstran dari Hong Kong Polytechnic University (PolyU).

Pada Senin (18/11) malam, puluhan demonstran berpakaian hitam turun dari jembatan menggunakan tali dan melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah menunggu mereka.

Baca juga: Polisi Hong Kong Serbu Kampus PolyU

Dalam aksi yang tampaknya terkoordinasi, puluhan ribu warga Hong Kong bergerak ke kampus PolyU untuk memecah konsentrasi polisi.

Sejumlah demonstran tetap bertahan di dalam kampus dengan seorang demonstran mengatakan sejumlah anak di bawah umur diizinkan pergi setelah bernegosiasi dengan anggota DPR Hong Kong.

Aksi bentrokan baru yang dimulai pekan lalu telah menyebabkan kekacauan di kota berpenduduk 7,5 juta warga dengan sekolah ditutup, jalur kereta terganggu, dan sejumlah jalan ditutup. (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Tiongkok Bangun Pusat Karantina Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Januari 2021, 21:55 WIB
Tiongkok berada dalam siaga tinggi untuk potensi gelombang kasus yang dipicu oleh liburan Tahun Baru Imlek...
AFP

Selandia Baru Prioritaskan Vaksin untuk Pekerja Berisiko

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 19 Januari 2021, 21:00 WIB
Kritikus mengecam pemerintah, dengan mengatakan Selandia Baru tertinggal di belakang negara-negara...
AFP/Ahmad Gharabli

WHO Prihatin Timpangnya Akses Vaksin Covid-19 di Israel-Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 20:52 WIB
Kelompok hak asasi mengatakan Israel memiliki tanggung jawab sebagai kekuatan pendudukan untuk memberikan vaksin kepada warga Palestina di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya