Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Kolombia yang berpengaruh Alvaro Uribe yang dituding memengaruhi saksi, Selasa (8/10), hadir di hadapan Mahkamah Agung, yang akan memutuskan apakah mantan presiden itu bisa diadili atau tidak.
Ini merupakan kali pertama seorang mantan presiden Kolombia diperiksa di Mahkamah Agung.
Pada 2012, presiden sayap kanan itu melaporkan senator sayap kiri Ivan Cepeda atas tuduhan melontarkan berita hoaks bahwa dirinya terkait dengan kelompok paramiliter.
Baca juga: Aksi Protes Kenaikan BBM di Ekuador Berujung Bentrok
Namun, kinu, pengadilan malah membuka penyelidikan terkait tuduhan memengaruhi saksi kepada Uribe yang saat ini merupakan senator dan pemimpin Partai Pusat Demokrasi, partai Presiden Ivan Duque.
Jika pengadilan memutuskan Uribe bisa diadili, mantan Presiden itu akan menghadapi ancaman hukuman penjara delapan tahun dan bisa ditahan selama persidangan berlangsung.
Keputusan mengenai bisa atau tidaknya Uribe diadili diperkirakan akan memakan waktu beberapa hari. (AFP/OL-2)
Usai ketegangan meningkat akibat penggulingan Maduro di Venezuela, Donald Trump dan Gustavo Petro sepakat pulihkan komunikasi langsung antara AS-Kolombia.
Presiden AS Donald Trump mengundang Presiden Kolombia Gustavo Petro ke Gedung Putih setelah sebelumnya sempat mengancam akan melakukan intervensi militer.
Menteri Luar Negeri Kolombia, Rosa Yolanda Villavicencio, menyatakan pihaknya tetap memantau kemungkinan adanya agresi militer AS.
Presiden Kolombia Gustavo Petro menepis keras ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menuduhnya terlibat dalam perdagangan narkoba.
Donald Trump tidak menunjukkan keraguan ketika ditanya mengenai implikasi serangan terhadap Venezuela bagi negara-negara lain di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia
Pascapenangkapan Maduro, Donald Trump memperluas ancaman geopolitiknya ke Greenland, Kolombia, hingga Iran melalui doktrin baru yang agresif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved