Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 3.000 kuburan rahasia korban perang narkotika di Meksiko telah ditemukan di sejumlah daerah di negara tersebut. Ini merupakan data resmi pertama yang dikeluarkan pemerintah Meksiko mengenai fenomena kejahatan narkoba.
Total 4.874 jenazah ditemukan di 3.025 kuburan. Karla Quintana, Kepala Komite Pencarian Nasional Meksiko, mengatakan bahwa banyak dari jasad di ribuan kuburan itu belum teridentifikasi.
"Ini adalah data horor," kata Quintana dalam sebuah konferensi pers di Mexico City, Jumat 30 Agustus. "Tapi ini bukan soal angka. Ini adalah mengenai ribuan orang yang mencari sanak famili mereka," lanjutnya, dikutip dari Guardian, belum lama ini.
Kasus orang hilang menjadi sesuatu yang biasa terjadi di tengah tingginya tingkat kekerasan terkait narkoba di Meksiko. Operasi militer dalam menghadapi grup kriminal terkait narkoba di Meksiko berjalan tidak efektif sejak dilancarkan pada 2006.
Lebih dari 200 ribu orang tewas sejak 2006 hingga saat ini, dan angka korban hilang diestimasi mencapai 40 ribu. Akurasi data tersebut masih dipertanyakan hingga kini karena beberapa pemerintahan di Brasil enggan mengakui tingkat keparahan masalah narkoba.
Baca juga: Peringati 80 Tahun PD II, Jerman Minta Maaf kepada Polandia
Andres Manuel Lopez Obrador menang dalam pemilihan umum presiden tahun lalu, dan berjanji akan menghadirkan data akurat mengenai korban kejahatan narkoba di Meksiko. Ia juga berjanji akan mengembangkan infrastruktur untuk mencari orang hilang secara efektif.
Quintana mengatakan 522 dari 3.025 kuburan ditemukan sejak pemerintahan baru Brasil mulai bekerja pada Desember tahun lalu.
Data mengenai ribuan kuburan ini dirilis bertepatan dengan Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa di Meksiko. Istilah Penghilangan Paksa biasanya dipakai untuk merujuk pada kasus orang hilang yang dikait-kaitkan dengan pasukan pemerintah.
Namun saat ini, sebagian besar kasus orang hilang dikaitkan dengan aktivitas kriminal, bukan pemerintah.
Felix Pita Garcia, warga Meksiko yang mengaku anaknya diambil prajurit pada 2010, menyambut baik kesediaan pemerintah saat ini untuk mencari orang-orang hilang.
"Ada perubahan besar di intenal pemerintah mengenai masalah (orang hilang) ini. Tapi hati saya saat ini masih hancur," pungkas Garcia. (Medcom/OL-1)
Fosil menunjukkan garis keturunannya melewati batas K–Pg tanpa punah total. Adaptasi hidup di air dan pola makan fleksibel kemungkinan menjadi faktor kunci.
Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan darurat bagi warga Amerika di Meksiko untuk segera mencari tempat berlindung menyusul kerusuhan akibat tewasnya bos kartel El Mencho.
Tewasnya gembong narkoba El Mencho memicu kerusuhan hebat di Meksiko. Blokade jalan dan pembakaran terjadi, hingga maskapai internasional batalkan penerbangan.
Pelarian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho berakhir. Simak profil bos Kartel CJNG yang dikenal lebih kejam dari El Chapo dan baru saja tewas di tangan militer.
Pascatewasnya gembong kartel El Mencho, kerusuhan pecah di berbagai wilayah Meksiko. Presiden Claudia Sheinbaum meminta warga tetap tenang dan waspada.
Pemimpin kartel CJNG, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho", tewas setelah baku tembak sengit dengan militer Meksiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved