Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA dosen asal California memasang jungkat-jungkit di perbatasan antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya Presiden Donald Trump mendirikan tembok di perbatasan kedua negara,
Tiga jungkat-jungkit berwarna merah muda itu dipasang pada Senin (29/7) di pagar yang memisahkan Sunland Park di New Mexico dengan Ciudad Juarez di Meksiko. Sehingga anak-anak dan orang dewasa di masing-masing sisi bisa bermain bersama.
Ronald Rael, dosen arsitektur dari University of California Berkeley menjadi otak di balik proyek itu bersama dosen desain dari San Jose University, Virginia San Fratello.
Keduanya mengaku ide itu telah mereka pikirkan selama beberapa puluh tahun.
Baca juga: Aturan Baru di California Haruskan Trump Ungkap Pajak Penghasilan
Menurut Rael, terwujudnya ide tersebut merupakan pengalaman paling luar biasa bagi dirinya. Adapun Fratello menyebut dirinya sangat bahagia dan senang melihat kebersamaan di perbatasan itu.
"Anak-anak dan orang dewasa di kedua sisi menyadari bahwa aksi di satu sisi berpengaruh pada sisi lainnya," imbuh Rael.
Video dan gambar jungkat-jungkit itu menjadi trending di sosial media pada Selasa (30/7) dengan banyak pihak memuji ide itu saat pemerintah AS masih bertekad meningkatkan kebijakan imigrasi mereka.
"Ini adalah pengingat indah bahwa kita semua terkait. Apa yang terjadi di satu sisi mempengaruhi sisi lainnya," cicit aktor Meksiko Mauricio Martinez. (AFP/OL-2)
Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal.
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
55 orang tewas di berbagai wilayah Meksiko menyusul operasi yang menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho selaku pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG)
Kota Guadalajara, Meksiko, lumpuh setelah kartel CJNG mengamuk pasca tewasnya bos mereka. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved