Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kebocoran Soal Ujian Kembali Coreng Dunia Pendidikan Prancis

Tesa Oktiana Surbakti
04/7/2019 18:40
Kebocoran Soal Ujian Kembali Coreng Dunia Pendidikan Prancis
Siswa sekolah menengah Prancis tengah mengikuti ujian akhir(AFP/DOMINIQUE FAGET )

SISWA sekolah menengah Prancis cemas menanti hasil ujian pekan ini karena skandal kebocoran kertas soal matematika untuk sarjana muda.

Kecemasan semakin meningkat karena serikat guru negara tersebut mengancam tidak menyerahkan hasil ujian lantaran menilai skandal ini sangat memalukan.

Petugas kepolisian menangkap 19 pelajar sekolah menengah di Marseille dan Paris, sebagai upaya penyelidikan terhadap kasus kebocoran kertas ujian matematika. Kebocoran soal ujian tersebar secara masif oleh ribuan siswa melalui pesan teks dan Whatsapp pada Juni lalu.

Tujuh siswa telah dibebaskan, sedangkan 12 orang lainnya masih ditahan dan menghadapi dakwaan kasus penipuan ujian. Kantor Kejaksaan Prancis menyatakan tindakan itu melanggar kepercayaan dan kental konspirasi.

Sejauh ini, otoritas pendidikan Prancis memutuskan tidak membatalkan ujian yang dihadiri sekitar setengah dari 740 ribu siswa yang menyelesaikan sarjana muda tahun ini.

Baca juga: Media Asing Jatuh Hati pada Jokowi

Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada para guru yang mogok memberikan hasil ujian. Sanksi berupa pemangkasan gaji hingga dua pekan. "Saya juga memberi tahu para guru yang menjadi dalang dari permainan ini, yang sepenuhnya bertentangan dengan prinsip pelayanan publik, bahwa ada konsekuensi finansial yang sangat besar," tegasnya.

Aksi para guru tersebut merupakan upaya meyakinkan pemerintah mengubah sistem pendidikan menengah di Prancis. Para guru menilai ujian akhir bukan penentu kelulusan siswa.

Dalam beberapa bulan terakhir, ribuan orang turun ke jalan utama di Prancis. Sebagian menempati ruang kelas semalam, sementara yang lainnya berpakaian hitam selama aksi protes terhadap ujian. Presiden Prancis, Emmanuel Macron pernah berjanji untuk merombak sistem sarjana muda.  Ini bukan kali pertama Prancis bergulat dengan kasus kebocoran kertas ujian. Sebanyak empat siswa dijatuhi hukuman percobaan tahun lalu, setelah kebocoran ujian matematika di forum internet pada 2011. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Polycarpus
Berita Lainnya