Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menghambat pemulihan ekonomi global. Konflik dua ekonomi raksasa dinilai membahayakan investasi dan pertumbuhan.
Sekretaris Jenderal Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), Angel Gurria, mengemukakan peringatan tersebut. "Kita berada di tengah pemulihan (ekonomi), ketika perang dagang dimulai. Persoalan itu tidak hanya menghambat pemulihan, namun juga menyebabkan pelambatan ekonomi. Masih ada potensi negatif yang lebih besar," papar Gurria.
"Semua pihak menanti kesepakatan AS-Tiongkok. Masalahnya ketegangan antara kedua negara semakin besar. Bagaimanapun dampak dari ketegangan ini semakin jelas," katanya di awal perhelatan Forum Musim Semi OECD di Paris.
Hubungan antara kedua negara ekonomi raksasa terus memburuk awal bulan ini. Tepatnya begitu Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan penaikan tarif atas komoditas Tiongkok US$200 miliar, dari 10% menjadi 25%. Tiongkok merespons dengan memberlakukan tarif baru atas komoditas AS US$60 miliar. Negosiasi untuk mengakhiri konflik perdagangan bilateral pun terhambat.
Data terbaru menunjukkan aktivitas konsumen dan industri di AS maupun Tiongkok alami pelambatan. Trump mengamini kebijakan tarif atas komoditas Tiongkok memiliki dampak, namun langkah itu mendorong perusahaan AS merelokasi basis produksi di Tiongkok ke Vietnam.
Eropa juga terancam tarif impor AS yang menyasar industri otomotif, walaupun kebijakan itu belum diberlakukan. Trump menyebut Uni Eropa juga memperlakukan AS lebih buruk dibandingkan Tiongkok.
Ketegangan perdagangan berdampak pada pertumbuhan dan investasi. OECD memangkas 1% dari proyeksi global dalam 12 bulan terakhir. Tahun lalu, organisasi tersebut memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2019 sebesar 3,9%. Sekarang berubah menjadi 3,1%.
"Ketidakpastian ialah musuh terbesar pertumbuhan. Ketika tidak ada investasi karena ketidakpastian perdagangan, pertumbuhan akan turun. Inilah yang terjadi dalam periode waktu relatif singkat. Bagaimana pun investasi merupakan benih pertumbuhan. Oleh karena itu, kami memangkas proyeksi pertumbuhan," pungkasnya.(CNBC/Tes/I-1)
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Tindakan Martinelli lalu memancing ketegangan dari pemain Liverpool lainnya, yang kemudian dilanjutkan dengan adu mulut dan dorong-dorongan dari pemain kedua tim.
Sementara satu kematian sudah dikonfirmasi. Dia mengidentifikasi korban tersebut sebagai seorang wanita berusia 22 tahun.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan SDA Venezuela adalah hak mutlak rakyatnya dan memperingatkan bahaya preseden buruk intervensi asing.
Miller mempertanyakan legitimasi kontrol Denmark atas Greenland dan menolak untuk mengesampingkan kemungkinan tindakan militer untuk menganeksasi pulau tersebut.
Hubungan formal dengan Denmark dimulai pada 1721, ketika misionaris Hans Egede mendarat untuk mencari pemukim Nordik yang hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved