Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Tiongkok akhirnya mengerahkan media-media massa di negara itu untuk menyerang pemerintah Amerika Serikat setelah perang dagang antarkedua negara memanas.
Serangan dimulai dengan pemberitaan malam dari televisi pemerintah CCTV yang disiarkan ke seluruh Tiongkok.
"Tiongkok sudah menyatakan ketegasannya. Pilih berunding dan kami juga akan siap berdialog. Akan tetapi, jika pilih konfrontasi dan kami juga siap bertempur habis-habisan," tegas sang pembawa berita televisi sambil memandang langsung ke kamera.
"Bangsa Tiongkok sudah mengalami berbagai kemenangan dan kekalahan dalam 5.000 tahun terakhir! Di masa kebangkitan ini akan selalu ada tantangan dan hambatan. Tiongkok siap untuk memberi respons yang komprehensif," lanjutnya.
Tayangan video berita itu lalu dipopulerkan melalui internet dan menjadi topik hangat di media sosial seperti Weibo dan Wechat. Dukungan dari warga Tiongkok pun mengalir.
Sementara itu, kantor berita resmi Xinhua dalam editorialnya menuduh AS 'melakukan cara-cara kotor untuk mencapai tujuan' dan 'terang-terangan melakukan ancaman'.
"Jika AS mengira 'bisa mencapai tujuannya dengan cara mengancam', berarti AS meremehkan semangat bangsa Tiongkok dalam mempertahankan diri," tulis editorial tersebut.
Tiongkok awal pekan ini menyatakan akan menaikkan tarif terhadap ekspor produk AS yang bernilai US$60 miliar di bulan depan. Itu merupakan aksi balasan terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump pekan lalu yang menaikkan tarif bagi ratusan produk asal Tiongkok.
Rencana pertemuan
Kementerian Luar Negeri Tiongkok kemarin juga mengatakan 'sejauh ini tidak ada informasi' terkait kemungkinan pertemuan Presiden Xi Jinping dengan Presiden Donald Trump untuk membahas perang dagang.
"Mereka tetap berkomunikasi melalui berbagai cara," kata juru bicara Kemenlu Geng Shuang. Saat didesak soal apakah Tiongkok sedang mempersiapkan pertemuan Xi-Trump, Geng mengaku tidak memiliki informasi soal tersebut.
Tiongkok dan AS telah bernegosiasi selama dua hari di Washington pekan lalu, tetapi tidak membuahkan hasil.
Keduanya mengindikasikan perundingan akan diteruskan. Menurut pimpinan perundingan Tiongkok, Liu He, negosiasi selanjutnya kemungkinan dilaksanakan di Beijing, tetapi waktunya belum dipastikan.
AS selama ini mendesak Tiongkok mengubah kebijakan terkait perlindungan hak intelektual, pengurangan subsidi yang besar bagi perusahaan milik pemerintah, dan mengurangi defisit nilai perdagangan kedua negara.
Pertemuan Xi-Trump sebelumnya dijadwalkan terjadi pada Maret lalu, tetapi tidak terwujud karena keduanya tidak mencapai kesepakatan. Trump sendiri menulis pekan lalu di Twitter bahwa hubungannya dengan Xi tetap 'sangat solid'.
Trump juga menyatakan perang dagang dengan Tiongkok itu nantinya malah akan menguntungkan para petani di Amerika Serikat. (AFP/Yan/X-11)
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menekankan pentingnya pelaku usaha mencermati skema tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved