Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Terjadi Salah Ketik Pada Uang Kertas Australia

Tesa Oktiana Surbakti
09/5/2019 18:00
Terjadi Salah Ketik Pada Uang Kertas Australia
Uang kertas Australia(AFP)

PETINGGI bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia) harus mengakui kesalahan memalukan pada Kamis (9/5). Pasalnya, terjadi salah ketik dalam pecahan uang kertas dengan nominal 50 dolar Australia.

Uang kertas dengan paduan warna kuning dan hijau, mulai beredar pada Oktober 2018. Sebenarnya, uang kertas tersebut memiliki banyak fitur keamanan, termasuk cetakan mikro pidato anggota parlemen perempuan pertama di Australia, Edith Cowan. Namun, teknologi itu sepertinya tidak mencakup pemeriksaan ejaan.

Baca juga: Mahathir akan Serahkan Kursi PM Malaysia ke Anwar

Setidaknya publik butuh waktu tujuh bulan untuk menyadari adanya kesalahan ketik. Dalam hal ini, penulisan "tanggung jawab" dalam naskah pidato perdana Cowan pada 1921, terjadi kesalahan berulang.

"Saya berdiri di sini, hari ini, di posisi tidak biasa sebagai perempuan pertama dalam parlemen Australia. Ini merupakan tanggung jawab besar," bunyi teks pidato tanpa huruf "i" pada "responsibilty".

Naskah pidato memang sulit dibaca dengan mata telanjang. Pun, bank sentral Australia mungkin bisa lolos dari kesalahan, seandainya salah satu pendengar radio tidak mengungkapkan hal tersebut.

Sejauh ini, belum ada rencana untuk menarik uang kertas dari peredaran. "Bank sentral Australia menyadari kesalahan itu, dan ejaan akan diperbaiki pada cetakan berikutnya," jelas juru bicara bank sentral.

Edith Cowan memainkan peran penting dalam meraup suara perempuan di wilayah Australia Barat. Dia memasuki parlemen pada usia 60 tahun. Perjuangannya membuka profesi hukum dan profesi lainnya untuk kaum perempuan, patut diapreasiasi. (AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya