Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Bantuan Mengalir Bangun Kembali

(AFP/Yan/I-1)
17/4/2019 05:40
 Bantuan Mengalir Bangun Kembali
Asap mengepul ketika nyala api membakar atap Katedral Notre-Dame de Paris pada 15 April 2019( (Photo by Fabien Barrau / AFP))

JANJI sumbangan jutaan euro dalam bentuk tunai dan bahan-bahan, Selasa (16/4), mengalir ke Katedral Notre-Dame di Paris yang terbakar. Janji sumbangan sudah mengalir, bahkan saat petugas pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api.

Presiden Emmanuel Macron juga telah bersumpah gereja ikonik itu akan dibangun kembali setelah puncak dan atapnya runtuh Senin (15/4) malam. Dugaan sementara, kemunculan api diduga terkait dengan pekerjaan renovasi.

Miliarder Prancis Bernard Arnault mengumumkan pada Selasa bahwa ia dan konglomerat mewah LVMH yang dikendalikannya akan menyumbangkan 200 juta euro (sekitar Rp3,2 triliun) untuk upaya rekonstruksi.

Janji itu muncul setelah saingan Arnault, Kering, kelompok fesyen yang didirikan sesama miliarder Francois Pinault, menawarkan 100 juta euro (sekitar Rp1,6 triliun) untuk membantu sepenuhnya membangun kembali Notre-Dame.

French Heritage Foundation yang dikelola secara pribadi telah meluncurkan permintaan sumbangan untuk membantu memulihkan simbol sejarah dan budaya Prancis itu.

Valerie Pecresse, presiden wilayah Ile-de-France yang terdiri dari wilayah Paris yang lebih besar, mengatakan akan menyediakan 10 juta euro (sekitar Rp160 miliar).

Kepala perusahaan kayu Prancis juga mengatakan kepada Radio FranceInfo bahwa mereka siap untuk menawarkan balok kayu ek terbaik.

"Pekerjaan pasti akan memakan waktu bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Namun itu akan membutuhkan ribuan meter kubik kayu," kata Sylvain Charlois dari kelompok Charlois di Murlin, Prancis Tengah.

Badan Kebudayaan PBB, UNESCO, juga berjanji untuk mendukung Prancis untuk memulihkan situs itu. Situs itu dinyatakannya sebagai situs warisan dunia pada 1991. (AFP/Yan/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya