Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Tiongkok-Uni Eropa akan Berunding Soal Investasi

(Den/AFP/X-11)
27/3/2019 05:00
 Tiongkok-Uni Eropa akan Berunding Soal Investasi
Emmanuel Macron (2ndL) menyambut Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker (kiri), Angela Merkel dan Presiden Tiongkok Xi Jinping( (Photo by ludovic MARIN / AFP))

PARA pemimpin dari Tiongkok, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa dijadwalkan bertemu di Paris pada Selasa (26/3). Mereka akan berunding tentang bagaimana meningkatkan hubungan antarkedua pihak meskipun ada kegelisahan di Eropa saat ini atas investasi besar-besaran Beijing di kawasan tersebut.

Pertemuan itu berlangsung menjelang KTT Uni Eropa-Tiongkok di Brussels bulan depan dan sehari setelah Presiden Tiongkok Xi Jinping menandatangani kesepakatan dengan Prancis, termasuk kontrak pesawat besar.

Pada jamuan makan malam kenegaraan pada Senin (25/3), Presiden Prancis Emmanuel Macron berharap dapat membangun kerja sama global terbaru dengan Tiongkok.

Macron juga akan membahas ini pada pertemuan nanti dengan kanselir Jerman dan Presiden Komisi Eropa. Pertemuan Tiongkok dengan Uni Eropa sendiri jarang terjadi sebelumnya.

"Ini ialah isyarat penting yang kami buat sekarang. Ini ialah bukti keterikatan mendalam terhadap kerja sama Tiongkok dengan Eropa dan keinginan saya untuk membangun Eropa yang kuat," kata Macron kepada Xi.

Kanselir Angela Merkel dan Ketua Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker akan bergabung dengan Xi dan Macron di Elysee Palace untuk mengeksplorasi titik temu antara dua raksasa perdagangan itu.

Tiongkok dan Prancis menandatangani selusin kesepakatan tentang tenaga nuklir, pertukaran budaya dan energi bersih.

Sementara itu, Beijing juga berkomitmen untuk membeli 290 unit Airbus A320 dan 10 pesawat A350 dari Airbus Eropa.

Pembelian pesawat itu awalnya untuk 184 unit A320 untuk 13 maskapai penerbangan Tiongkok. Ini pertama kali diumumkan saat kunjungan kenegaraan Macron ke Tiongkok pada Januari 2018.

Semua kesepakatan, termasuk ekspor ayam beku Prancis ke Tiongkok berjumlah total sekitar US$40 miliar.

Kunjungan Xi ini menimbulkan tantangan khusus bagi Macron, yang ingin memperdalam hubungan Uni Eropa dengan Tiongkok, sambil mengamati pengaruh global Beijing yang terus berkembang.

Berbicara di Istana Elysee setelah bertemu Xi Jinping, Presiden Macron menyerukan tentang diciptakannya 'kemitraan Eropa-Tiongkok yang kuat'.

Macron menambahkan bahwa kerja sama tersebut harus didasarkan pada multilateralisme yang kuat dan perdagangan adil dan seimbang.

Sementara itu, Presiden Xi menekankan bahwa Eropa yang bersatu dan makmur cocok dengan visi Tiongkok tentang dunia multipolar. "Tiongkok akan selalu mendukung integrasi Eropa dan perkembangannya," kata Xi Jinping dalam pernyataan kepada pers.

Sekitar 200 tamu termasuk aktor Prancis Alain Delon, yang dikenal luas di Tiongkok, komposer musik elektronik Prancis Jean-Michel Jarre, dan aktris Tiongkok Gong Li, turut hadir dalam makan malam kenegaraan antara Xi dan Macron tersebut. (Den/AFP/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya