Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
IMBAS dari berakhirnya konferensi tingkat tinggi (KTT) Amerika Serikat-Korea Utara di Hanoi, Vietnam, yang berakhir tanpa kesepakatan, sebagian besar pergerakan pasar saham di Asia mengalami pelemahan.
Sepanjang hari, ekuitas cenderung berfluktuasi di tengah turunnya optimisme terhadap negosiasi perdagangan AS-Tiongkok dan ketegangan geopolitik di Kashmir.
Pasar sempat menaruh harapan pada pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Sayangnya, upacara penandatangan dibatalkan dalam menit terakhir, yang berarti tidak ada kesepakatan.
Trump mengatakan dirinya tidak terburu-buru mencapai kesepakatan terkait denuklirisasi Korea Utara.
Kedua pemimpin negara meninggalkan lokasi KTT di Hanoi, Vietnam, tanpa upacara penandatanganan publik. Kepada wartawan, Trump mengatakan pihaknya tidak mau menyerah terhadap tuntutan Kim untuk mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada Korea Utara.
"Pada dasarnya, mereka (Korea Utara) ingin sanksi dicabut seluruhnya. Kami tidak bisa melakukan itu," pungkas Trump yang menekankan pembicaraan berjalan kondusif. Dia mengharapkan kemajuan lebih lanjut pasca KTT putaran kedua.
Baca juga : Trump-Kim Jong-un Gagal Capai Persetujuan
Bursa saham Seoul anjlok 1,8% pada perdagangan Kamis (28/2), berikut indeks saham Tokyo turun 0,8%. Adapun bursa saham Shanghai dan Hong Kong masing-masing turun sekitar 0,4%.
Sementara itu bursa saham Singapura merosot 0,8%, disusul indeks saham Bangkok yang melemah 0,4%. Bursa saham Manila dan Jakarta masing-masing turun 2% dan 1%.
Sebelumnya, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa kemajuan nyata telah dihasilkan dalam negosiasi dengan Tiongkok.
Namun, masih banyak hal yang harus dikerjakan untuk mencapai kesepakatan. Pernyataannya tidak membendung ekspektasi perjanjian antara kedua raksasa ekonomi, malah memberikan ruang berpikir bagi pelaku pasar.
"Adanya kombinasi dari perkembangan negosiasi AS dengan Korea Utara dan Tiongkok, berpotensi menyeret ekuitas. Kita mungkin harus menunggu katalis baru untuk mendorong kecenderung pasar bullish tahun ini," papar kepala analis pasar Markets.com, Neil Wilson.
Aktivitas manufaktur yang melambat beberapa bulan terakhir, ditambah periode libur panjang Tahun Baru Imlek, meningkatkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan yang melambat dan ketidakpastian prospek perdagangan.
Di lain sisi, ekonom senior Commerzbank AG yang menyoroti pasar negara berkembang, Zhou Hao memandang prospek bisa berbalik positif.
"Kita perlu melihat capaian bulan depan, mengingat bulan ini terdistorsi libur panjang. Kondisi ekonomi bisa stabil bulan ini. Pertanyaannya sekarang, apakah ekonomi memiliki cukup dorongan untuk tumbuh," terangnya.
Kekhawatiran atas konflik Pakistan-India yang saling melancarkan serangan udara, menghantui bursa saham Asia.
Tensi ketegangan meningkat setelah insiden bom bunuh diri oleh kelompok militan di wilayah Kashmir teritorial India, yang menewaskan 40 orang pasukan militer.(AFP/OL-8)
Presiden Belarusia Lukashenko memberi hadiah senapan otomatis kepada Kim Jong Un di Pyongyang.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara.
KOREA Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke Laut Jepang, Sabtu (14/3). Tembakan rudal itu bersamaan saat Amerika Serikat serta Korea Selatan menggelar latihan militer gabungan.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Korea Utara mengecam latihan militer gabungan 'Freedom Shield' antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong tegaskan kesiapan serangan balasan yang mematikan.
Dubes Iran Kazem Jalali beberkan syarat gencatan senjata di Timur Tengah, mulai dari ganti rugi perang hingga kendali Selat Hormuz. Simak tuntutan lengkap Teheran di sini.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
Negara Teluk (GCC) desak keterlibatan dalam perundingan AS-Iran guna jamin kedaulatan dan keamanan regional pascaserangan masif yang sasar infrastruktur vital mereka.
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Presiden AS Donald Trump klaim telah lumpuhkan kekuatan tempur Iran, termasuk hancurkan 154 kapal dan peluncur rudal, serta sebut perang telah dimenangkan militer AS.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved