Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
IMBAS dari berakhirnya konferensi tingkat tinggi (KTT) Amerika Serikat-Korea Utara di Hanoi, Vietnam, yang berakhir tanpa kesepakatan, sebagian besar pergerakan pasar saham di Asia mengalami pelemahan.
Sepanjang hari, ekuitas cenderung berfluktuasi di tengah turunnya optimisme terhadap negosiasi perdagangan AS-Tiongkok dan ketegangan geopolitik di Kashmir.
Pasar sempat menaruh harapan pada pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Sayangnya, upacara penandatangan dibatalkan dalam menit terakhir, yang berarti tidak ada kesepakatan.
Trump mengatakan dirinya tidak terburu-buru mencapai kesepakatan terkait denuklirisasi Korea Utara.
Kedua pemimpin negara meninggalkan lokasi KTT di Hanoi, Vietnam, tanpa upacara penandatanganan publik. Kepada wartawan, Trump mengatakan pihaknya tidak mau menyerah terhadap tuntutan Kim untuk mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada Korea Utara.
"Pada dasarnya, mereka (Korea Utara) ingin sanksi dicabut seluruhnya. Kami tidak bisa melakukan itu," pungkas Trump yang menekankan pembicaraan berjalan kondusif. Dia mengharapkan kemajuan lebih lanjut pasca KTT putaran kedua.
Baca juga : Trump-Kim Jong-un Gagal Capai Persetujuan
Bursa saham Seoul anjlok 1,8% pada perdagangan Kamis (28/2), berikut indeks saham Tokyo turun 0,8%. Adapun bursa saham Shanghai dan Hong Kong masing-masing turun sekitar 0,4%.
Sementara itu bursa saham Singapura merosot 0,8%, disusul indeks saham Bangkok yang melemah 0,4%. Bursa saham Manila dan Jakarta masing-masing turun 2% dan 1%.
Sebelumnya, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa kemajuan nyata telah dihasilkan dalam negosiasi dengan Tiongkok.
Namun, masih banyak hal yang harus dikerjakan untuk mencapai kesepakatan. Pernyataannya tidak membendung ekspektasi perjanjian antara kedua raksasa ekonomi, malah memberikan ruang berpikir bagi pelaku pasar.
"Adanya kombinasi dari perkembangan negosiasi AS dengan Korea Utara dan Tiongkok, berpotensi menyeret ekuitas. Kita mungkin harus menunggu katalis baru untuk mendorong kecenderung pasar bullish tahun ini," papar kepala analis pasar Markets.com, Neil Wilson.
Aktivitas manufaktur yang melambat beberapa bulan terakhir, ditambah periode libur panjang Tahun Baru Imlek, meningkatkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan yang melambat dan ketidakpastian prospek perdagangan.
Di lain sisi, ekonom senior Commerzbank AG yang menyoroti pasar negara berkembang, Zhou Hao memandang prospek bisa berbalik positif.
"Kita perlu melihat capaian bulan depan, mengingat bulan ini terdistorsi libur panjang. Kondisi ekonomi bisa stabil bulan ini. Pertanyaannya sekarang, apakah ekonomi memiliki cukup dorongan untuk tumbuh," terangnya.
Kekhawatiran atas konflik Pakistan-India yang saling melancarkan serangan udara, menghantui bursa saham Asia.
Tensi ketegangan meningkat setelah insiden bom bunuh diri oleh kelompok militan di wilayah Kashmir teritorial India, yang menewaskan 40 orang pasukan militer.(AFP/OL-8)
Kemunculan Kim Ju Ae kian intens jelang kongres Partai Buruh. Intelijen Korea Selatan menilai putri Kim Jong Un disiapkan sebagai penerus.
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) menyebut Kim Ju Ae kini resmi menjadi calon penerus Kim Jong Un.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved