Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN pejabat Korea Utara, termasuk kepala staf Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, tiba di Beijing jelang pertemuan puncak antara pemimpin Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara.
Pertemuan putaran kedua dijadwalkan bertempat di Hanoi, Vietnam.
Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan delegasi Korea Utara diperkirakan berangkat ke Vietnam melalui jalur udara. Total delegasi yang baru tiba di Beijing sebanyak 12 orang.
Salah satu yang terdeteksi dari manifest penerbangan ialah Kim Chang Son. Sedangkan 11 pejabat lainnya belum diketahui identitasnya.
Sejauh ini, Pyongyang belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AS-Korea Utara pada 27-28 Februari mendatang.
Pertemuan itu menjadi kedua kalinya bagi Trump dan Kim, setelah KTT Singapura pada 12 Juni lalu. Akan tetapi, pertemuan bersejarah itu hanya menghasilkan dokumen dengan pernyataan samar.
Baca juga : Dokter Kepresiden: Berat Badan Trump Naik
Kim berkomitmen untuk mencapai denuklirisasi, namun tidak menetapkan batas waktu yang ditepati.
Dalam persiapan menuju Hanoi, Utusan AS untuk Korea Selatan Stephen Biegun mengunjungi Pyongyang pekan lalu untuk bertemu dengan sejumlah pejabat selama tiga hari.
Biegun mengungkapkan pertemuan yang berjalan cukup produktif, namun diperlukan lebih banyak dialog.
"Kami bekerja cukup keras bersama Korea Utara (DPRK), baik saat ini dan selanjutnya. Kami yakin jika kedua belah pihak tetap berkomitmen, dapat menciptakan kemajuan nyata," papar Biegun.
Senada, Departemen Luar Negeri AS menyatakan perjalanan Biegun ke Korea Utara, mengeksplorasi posisi Trump dan komitmen Kim untuk mencapai denuklirisasi sepenuhnya.
Selain itu, mengubah hubungan AS-Korea Utara lebih baik dan membangun perdamaian abadi di Semenanjung Korea.
Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh menyambangi Pyongyang. Namun, tidak ada rincian yang diumumkan terkait pertemuan di sana.
Sejumlah pengamat menilai kemajuan signifikan terhadap senjata nuklir Pyongyang sangat berperan dalam pertemuan putaran kedua, jika ingin melepaskan persepsi "pertunjukan realitas".
Biegun sempat mengungkapkan topik deklarasi berakhirnya Perang Korea 1950-1953, bisa masuk dalam perundingan di Hanoi.
Apalagi, Trump siap mengakhiri perang tersebut. Konflik selama tiga tahun berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Alhasil, kedua Korea secara teknis masih berperang.
Dalam hal ini, AS mempertahankan 28.500 tentara di perbatasan Korea Selatan.(AFP/OL-8)
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
PRESIDEN AS Donald Trump tengah mempertimbangkan semua opsi terkait situasi dengan Iran, termasuk melancarkan serangan kuat dan menentukan. CNN melaporkan itu pada Rabu (28/1).
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
IRAN menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan kendali penuh atas wilayah darat, bawah laut, dan udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Teheran.
KETEGANGAN AS-Iran meningkat. Republik Islam Iran secara resmi mengeluarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan wilayah udara di atas Selat Hormuz sebagai "zona berbahaya".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved