Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA puluhan tahun, para orang tua mengenal prebiotik sebatas solusi untuk mengatasi sembelit atau menjaga kesehatan pencernaan anak. Namun, riset medis modern mengungkapkan fakta yang jauh lebih mendalam: usus adalah "otak kedua" sekaligus benteng pertahanan utama sistem imun manusia. Di sinilah prebiotik memainkan peran krusial yang sering kali terabaikan.
Sekitar 70% hingga 80% sel imun tubuh terletak di dalam saluran pencernaan. Jaringan ini dikenal sebagai Gut-Associated Lymphoid Tissue (GALT). Agar sistem imun ini bekerja optimal, ekosistem bakteri di dalam usus (mikrobiota) harus seimbang. Prebiotik hadir sebagai bahan bakar utama yang memastikan bakteri baik tetap dominan dan mampu melindungi anak dari serangan patogen.
Sering kali tertukar dengan probiotik, prebiotik sebenarnya adalah senyawa alami dalam makanan yang tidak dapat dicerna oleh usus halus manusia. Karena tidak tercerna, prebiotik berjalan menuju usus besar untuk menjadi nutrisi spesifik bagi bakteri menguntungkan seperti Bifidobacteria dan Lactobacilli.
Dua jenis prebiotik yang paling banyak diteliti manfaatnya untuk anak adalah Fructo-oligosaccharides (FOS) dan Galacto-oligosaccharides (GOS). Keduanya bekerja sinergis untuk menciptakan lingkungan usus yang sehat, yang secara langsung berdampak pada kesiapan imun anak dalam menghadapi virus dan bakteri dari lingkungan luar.
Mekanisme prebiotik dalam menjaga daya tahan tubuh anak bekerja melalui beberapa jalur utama:
Dampak positif prebiotik tidak berhenti di perut. Anak-anak yang mendapatkan asupan prebiotik yang cukup secara rutin cenderung menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Hal ini membuktikan adanya hubungan erat antara kesehatan usus dan kesehatan paru-paru (gut-lung axis).
Selain itu, kesehatan pencernaan yang terjaga berkat prebiotik juga mendukung penyerapan mineral penting seperti kalsium dan magnesium. Artinya, prebiotik secara tidak langsung juga berkontribusi pada pertumbuhan tulang dan perkembangan fisik anak yang optimal.
Orang tua dapat memenuhi kebutuhan prebiotik anak melalui bahan makanan yang mudah ditemukan sehari-hari. Berikut adalah beberapa sumber terbaik:
| Bahan Makanan | Kandungan Utama |
|---|---|
| Pisang (terutama yang hampir matang) | Pati Resisten dan Inulin |
| Bawang Merah & Bawang Putih | Inulin dan FOS |
| Asparagus | Serat Inulin tinggi |
| Kacang-kacangan (Lentil, Buncis) | Galacto-oligosaccharides (GOS) |
| Apel (dengan kulitnya) | Pektin |
ASI adalah sumber prebiotik alami (HMO - Human Milk Oligosaccharides) terbaik bagi bayi. Untuk anak di atas 1 tahun, pastikan variasi makanan pendamping tetap terjaga untuk mendukung keragaman mikrobiota usus.
Menjaga imunitas anak tidak cukup hanya dengan memberikan vitamin saat mereka mulai bersin atau batuk. Perlindungan sejati dimulai dari dalam, tepatnya dari kesehatan ekosistem usus mereka. Dengan memastikan asupan prebiotik yang cukup, orang tua tidak hanya membantu anak terhindar dari masalah pencernaan, tetapi juga membangun fondasi sistem imun yang kuat untuk masa depan mereka.
Pahami perbedaan prebiotik dan probiotik serta bagaimana sinergi keduanya membangun sistem imun dan kesehatan kognitif anak dalam jangka panjang.
Dokter spesialis anak dr. Frieda Handayani menekankan peran prebiotik dalam mendukung bakteri baik, penyerapan nutrisi, dan mencegah konstipasi pada anak.
Dokter spesialis anak dr. Frieda Handayani menekankan peran prebiotik dalam mendukung bakteri baik, penyerapan nutrisi, dan mencegah konstipasi pada anak.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved