Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Mitos Moby Dick Jadi Nyata! Ilmuwan Temukan Bukti Paus Sperma Saling Adu Kepala

Thalatie K Yani
28/3/2026 10:30
Mitos Moby Dick Jadi Nyata! Ilmuwan Temukan Bukti Paus Sperma Saling Adu Kepala
Peneliti Universitas St Andrews berhasil merekam perilaku langka paus sperma yang saling menyeruduk. Ternyata, kisah kuno pelaut tentang paus penenggelam kapal ada benarnya.(University of St Andrews)

KISAH raksasa laut yang menghantamkan kepalanya ke kapal hingga tenggelam sering dianggap sebagai dongeng horor para pelaut kuno atau sekadar fiksi dalam novel legendaris Moby Dick. Namun, penelitian terbaru membuktikan perilaku "adu kepala" ini adalah kenyataan ilmiah di dunia paus sperma.

Tim peneliti dari University of St Andrews, bekerja sama dengan University of the Azores dan Asociación Tursiops, berhasil menangkap bukti visual yang jelas mengenai fenomena ini. Menggunakan teknologi drone, para ilmuwan memantau pergerakan paus dari udara di perairan Azores dan Kepulauan Balearic, memberikan sudut pandang yang selama ini sulit didapatkan dari atas kapal.

Rekaman Drone Ungkap Tabrakan Kuat

Dalam pengamatan tersebut, drone merekam momen di mana paus-paus bertenaga besar ini berenang menuju satu sama lain dan melakukan kontak fisik menggunakan kepala mereka. Tercatat ada tiga kasus nyata yang didokumentasikan.

Dalam satu kejadian, dua paus berukuran serupa bertabrakan tepat di bagian kepala. Pada kasus lain, dua pejantan muda terlihat mengelilingi betina yang lebih kecil, di mana salah satu pejantan kemudian menghantam tubuh betina tersebut hingga terdorong di dalam air. Peneliti bahkan mencatat adanya penggunaan ekor untuk memukul kepala lawan, menunjukkan bahwa intensitas interaksi ini bisa sangat dinamis.

Kekuatan yang Mengerikan

Kekuatan di balik sundulan ini tidak main-main. Ilmuwan memperkirakan tabrakan terjadi pada kecepatan hingga 3,6 meter per detik (8 mil per jam). Pada paus muda, gaya benturannya bisa mencapai 200.000 newton. Jika dilakukan paus dewasa yang lebih besar, kekuatannya diprediksi melonjak hingga 1.000.000 newton, kekuatan yang cukup untuk menjelaskan bagaimana paus di masa lalu mampu merusak lambung kapal kayu.

Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku tersebut tidak selalu berarti agresi murni. Mengingat banyaknya paus muda yang terlibat, aksi ini diduga sebagai bentuk interaksi sosial, permainan kasar, atau latihan keterampilan untuk masa dewasa.

Transformasi Studi Biologi Laut

Dr. Alec Burlem, penulis utama studi ini, menyatakan kegembiraannya atas temuan yang menghubungkan hipotesis lama dengan fakta lapangan.

"Sangat menarik untuk mengamati perilaku ini, yang telah dihipotesiskan sejak lama namun belum didokumentasikan dan dijelaskan secara sistematis," komentar Dr. Burlem.

Ia menambahkan bahwa teknologi drone telah mengubah cara biologi margasatwa dipelajari.

"Perspektif unik dari atas untuk mengamati dan mendokumentasikan perilaku di dekat permukaan ini hanyalah salah satu cara teknologi drone mengubah studi biologi margasatwa. Menarik untuk memikirkan perilaku apa lagi yang belum terlihat yang mungkin akan segera kita ungkap," tambahnya.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Marine Mammal Science ini membuka babak baru dalam memahami struktur sosial paus sperma. Apa yang dulunya dianggap sebagai cerita isapan jempol para pelaut kini berdiri tegak sebagai sains nyata, mengingatkan kita betapa banyak misteri samudera yang masih terkubur di bawah permukaan air. (Earth/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya