Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Klaten melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar wayang kulit malam Selasa Kliwon di halaman Gedung Sunan Pandanarang (RSPD) Klaten.
Pergelaran wayang kulit, Senin (23/3) malam, itu menampilkan dua dalang, Ki KRAT Radyo Adinegoro dan Ki Gendreh Kemasan, dengan mengusung cerita atau lakon Tunggul Wulung.
Kegiatan seni budaya tersebut, dihadiri Plt Kepala Disbudporapar Purwanto mewakili Bupati Klaten, Sumarsyam dari Universitas Wesleyan, AS, serta Alan Fenistein, AL Suwardi, dan Danis Sugiyanto budayawan Surakarta.
Hiburan wayang kulit malam Selasa Kliwon di halaman RSPD Klaten, juga dibanjiri ratusan warga masyarakat hingga berdesak-desakan. Pun, tidak ketinggalan pemudik banyak yang datang ikut menikmati hiburan tersebut.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam mengawali sambutan tertulis yang dibacakan Plt Kepala Disbudporapar Purwanto menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin.
Kemudian, Hamenang atas nama pemerintah kabupaten menyambut baik dan mengapresiasi dengan setinggi-tingginya atas terselenggaranya pergelaran wayang kulit malam Selasa Kliwon di halaman RSPD Klaten.
Pergelaran wayang kulit malam Selasa Kliwon menjadi salah satu jawaban atas komitmen Pemkab Klaten bersama panitia penyelenggara dalam andil mengangkat dan melestarikan akar budaya daerah.
“Kegiatan wayang kulit malam ini sekaligus untuk menghibur warga masyarakat dan pemudik yang merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di Klaten,” kata Bupati Hamenang.
Perlu diketahui, bahwa di tengah-tengah serbuan budaya asing atau banyaknya pilihan hiburan tren modern, hiburan rakyat khususnya wayang kulit, seperti malam ini tidak pernah sepi penonton.
“Membanjirnya penonton menjadi bukti besarnya atensi masyarakat terhadap akar budayanya sendiri. Semangat kecintaan budaya ini harus terus dijaga dan dipupuk untuk
diwariskan kepada anak cucu,” jelasnya.
Rasa suka cita ini tidak mengurangi hakikat kesyukuran kita kepada Allah atas kelancaran pembangunan Kabupaten Klaten yang diraih selama ini. Keutuhan, kesatuan, dan keamanan wilayah menjadi modal pembangunan.
Untuk itu, Hamenang mengajak segenap masyarakat di semua lapisan untuk mendukung pemerintah dan aktif berpartisipasi dalam langkah pembangunan sesuai peran dan kemampuan yang dapat dilakukan.
“Mari jaga kebersamaan. Perkuat persatuan dan kesatuan warga dengan ringan langkah kaki bersilaturahmi, serta menjalin relasi sosial guna menciptakan keamanan dan ketertiban warga,” ujarnya. (H-2)
"Selain menjadi wahana edukasi budaya, pagelaran ini juga sekaligus menjadi khaul, sebagai bentuk doa dan penghormatan kita kepada Bung Karno,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved