Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Mengenal Kriteria MABIMS, Mengapa Hilal di Bawah 3 Derajat Pasti Ditolak?

 Gana Buana
19/3/2026 15:10
Mengenal Kriteria MABIMS, Mengapa Hilal di Bawah 3 Derajat Pasti Ditolak?
Simak kriteria MABIMS terbaru 2026 untuk penentuan Ramadan dan Idulfitri.(Antara)

PENENTUAN awal bulan Hijriah di Indonesia, seperti Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, kini mengacu pada standar ilmiah yang ketat. Kriteria tersebut dikenal sebagai Kriteria MABIMS, sebuah kesepakatan regional antara Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Parameter Utama Kriteria MABIMS Terbaru (Neo-MABIMS)

  • Tinggi Hilal: Minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam.
  • Elongasi: Jarak sudut bulan-matahari minimal 6,4 derajat.

Mengapa Harus 3 Derajat dan Elongasi 6,4?

Kriteria ini tidak muncul begitu saja. Berdasarkan riset astronomis modern dan data pengamatan global, hilal yang berada di bawah ketinggian 3 derajat sangat sulit dibedakan dari cahaya latar langit (syafak).

Sementara itu, elongasi 6,4 derajat merujuk pada batas fisis agar sabit bulan memiliki intensitas cahaya yang cukup untuk diamati oleh mata manusia maupun alat bantu optik.

Parameter Kriteria Lama Kriteria Baru (MABIMS)
Tinggi Hilal 2 Derajat 3 Derajat
Elongasi 3 Derajat 6,4 Derajat

Dampak pada Sidang Isbat Idul Fitri 2026

Dengan berlakunya kriteria ini, jadi Kapan lebaran 2026?

Jika pada hari pemantauan posisi hilal secara perhitungan (hisab) masih di bawah 3 derajat atau elongasi di bawah 6,4 derajat, maka bulan berjalan (misalnya Ramadan) kemungkinan besar akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Hal ini dilakukan meskipun ada klaim melihat hilal, karena laporan tersebut akan diverifikasi ulang dengan kriteria visibilitas yang telah disepakati. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik