Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Sudah tidak Tahan Puasa? Lakukan "Emergency Tips" Ini agar tidak Mokel!

mediaindonesia.com
12/3/2026 13:08
Sudah tidak Tahan Puasa? Lakukan
Pendakwah milenial Ustadz Hanan Attaki di depan ribuan jamaah Generasi Z di Majelis Subuh Gen-ZI atau Generasi Z Islami (MSG) di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Minggu (4/6/2023).(Antara)

Bagi mereka yang baru pertama kali menjalankan ibadah puasa secara penuh, rentang waktu antara jam 12 siang hingga jam 3 sore sering kali menjadi "medan tempur" spiritual yang sesungguhnya. Perut mulai berbunyi, tenggorokan terasa kering, dan konsentrasi mulai menurun. Namun, rasa tidak tahan ini sebenarnya bisa diatasi dengan beberapa teknik praktis tanpa harus membatalkan puasa.

Penting untuk dipahami bahwa rasa lemas di siang hari umumnya disebabkan oleh penurunan kadar gula darah dan dehidrasi ringan. Berikut adalah panduan taktis bagi pemula untuk bertahan hingga azan magrib berkumandang.

People Also Ask: Bagaimana Cara Menahan Haus dan Lapar di Siang Hari?

1. Lakukan "Cooling Down" Tubuh

Rasa haus yang hebat sering kali dipicu oleh suhu tubuh yang meningkat. Cobalah untuk mandi dengan air dingin atau sekadar membasuh bagian nadi (pergelangan tangan dan leher) dengan air mengalir. Menurunkan suhu tubuh secara eksternal dapat membantu otak mengurangi sinyal haus yang berlebihan.

2. Manfaatkan Tidur Siang Singkat (Power Nap)

Tidur siang selama 15-20 menit atau yang dikenal dengan istilah Qailulah sangat efektif untuk menghemat energi. Bagi pemula, tidur singkat ini berfungsi sebagai tombol "reset" untuk mengalihkan rasa lapar dan memberikan kesegaran mental untuk melanjutkan aktivitas hingga sore hari.

3. Hindari "Visual Hunger" (Godaan Mata)

Di era digital, godaan terbesar sering datang dari layar ponsel. Hindari melihat konten kuliner, video mukbang, atau promosi makanan di media sosial. Secara psikologis, melihat gambar makanan lezat akan memicu produksi asam lambung yang membuat perut terasa semakin perih.

Peringatan bagi Pemula: Jika Anda merasakan gejala medis yang berat seperti pusing berputar (vertigo), keringat dingin yang berlebihan, atau sesak napas, segeralah berkonsultasi dengan orang dewasa atau tenaga medis. Islam memberikan keringanan (rukhsah) jika puasa benar-benar membahayakan kesehatan.

Strategi Sahur agar Kuat di Siang Hari

Kekuatan puasa di siang hari ditentukan oleh apa yang Anda konsumsi saat dini hari. Pastikan menu sahur Anda mengandung elemen berikut:

  • Karbohidrat Kompleks: Pilih nasi merah, oatmeal, atau roti gandum yang memberikan energi secara bertahap.
  • Protein Tinggi: Telur, ayam, atau tempe membantu menekan hormon lapar lebih lama.
  • Hindari Kafein: Kopi dan teh bersifat diuretik yang membuat Anda lebih sering buang air kecil dan mempercepat dehidrasi.

Tabel: Checklist Bertahan Puasa di Jam Kritis

Jam Aksi Penyelamatan Tujuan
12.00 - 13.00 Salat Zuhur & Istirahat di tempat sejuk Menjaga suhu tubuh tetap stabil
13.00 - 14.00 Tidur siang singkat (max 20 menit) Menghemat cadangan energi
14.00 - 15.30 Melakukan hobi ringan (membaca/menulis) Mengalihkan fokus dari rasa lapar

Kesimpulan

Puasa bagi pemula memang memerlukan adaptasi mental dan fisik. Rasa tidak tahan di siang hari adalah hal yang wajar sebagai bagian dari proses belajar. Dengan menerapkan strategi pendinginan tubuh, manajemen tidur, dan pola makan sahur yang benar, Anda akan terkejut betapa kuatnya tubuh Anda bertahan hingga waktu berbuka tiba. Selamat berjuang!



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya