Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Mengapa Burung Bernyanyi Sangat Intens di Pagi Hari?

Thalatie K Yani
24/2/2026 11:32
Mengapa Burung Bernyanyi Sangat Intens di Pagi Hari?
Ilustrasi(Unsplash)

SETIAP pagi, sesaat sebelum matahari terbit, dunia alam disambut fenomena "dawn chorus" atau paduan suara fajar. Sebuah studi terbaru terhadap burung pipit zebra (zebra finch) memberikan penjelasan ilmiah yang jernih, kicauan pagi hari bukanlah sekadar ekspresi kegembiraan acak, melainkan sebuah ledakan energi akibat "tekanan" kesunyian malam.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal bioRxiv ini memperkenalkan Hipotesis Nyanyian Rebound. Para peneliti menemukan selama malam hari, kegelapan menekan dorongan burung untuk bernyanyi. Namun, begitu cahaya pertama muncul, dorongan yang terpendam itu meledak dalam bentuk nyanyian yang bertenaga dan presisi.

Antara Hormon dan Cahaya

Studi ini memecahkan perdebatan panjang mengenai apakah cahaya atau hormon yang memicu kicauan fajar. Faktanya, keduanya bekerja secara sinergis. Hormon melatonin, yang mengatur ritme tidur, menurun kadarnya sebelum fajar. Penurunan ini membuat tubuh burung terjaga dan waspada bahkan sebelum ada cahaya.

Dalam eksperimen di laboratorium, para peneliti mencoba menunda munculnya cahaya pagi selama beberapa jam. Hasilnya mengejutkan, ketika lampu akhirnya dinyalakan, burung-burung tersebut bernyanyi jauh lebih intens daripada biasanya. Semakin lama mereka "dipaksa" diam oleh kegelapan, semakin kuat ledakan nyanyiannya saat cahaya tiba.

Hormon menciptakan kesiapan, sementara cahaya memberikan "izin" bagi burung untuk beraksi. Jeda antara saat mereka bangun di kegelapan dan saat cahaya muncul menciptakan tekanan motivasi yang besar.

Bukan Sekadar Nyanyian, Tapi Latihan Fisik

Selain faktor biologis, kicauan pagi juga berfungsi sebagai latihan fisik. Burung cenderung kehilangan sedikit presisi vokal setelah diam dalam waktu lama selama tidur. Bernyanyi di fajar berfungsi sebagai pemanasan untuk memulihkan kontrol vokal tersebut sebelum menghadapi tantangan sepanjang hari.

Burung pipit yang diam lebih lama di malam hari ditemukan mampu menyempurnakan pola nyanyian mereka lebih cepat di pagi hari. Hal ini menunjukkan kicauan fajar adalah latihan vokal penting untuk memulihkan performa, yang nantinya krusial untuk memikat pasangan atau mengintimidasi rival.

Sinyal Kebugaran dan Bertahan Hidup

Secara evolusi, pemilihan waktu yang tepat sangatlah krusial. Pejantan yang bernyanyi paling awal dan paling kuat menunjukkan stamina serta kesehatan yang prima. Bagi betina, nyanyian ini merupakan bukti kebugaran calon pasangan.

Dawn chorus bukan sekadar musik alam, melainkan sebuah siklus biologis yang universal, pembatasan (diam di kegelapan) diikuti oleh pelepasan (bernyanyi saat terang) yang mengintensifkan tindakan. Fenomena ini membuktikan bahwa kehidupan selalu bergerak selaras dengan ritme dunia, meregangkan suaranya setelah jeda panjang di malam hari. (Earth/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya