Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN kurma dengan butter atau mentega kini bukan sekadar tren kuliner di media sosial. Kombinasi unik yang memberikan sensasi rasa manis-gurih ini ternyata memiliki akar sejarah yang kuat dalam literatur Islam dan manfaat kesehatan yang didukung oleh penjelasan medis modern.
Secara ilmiah, kurma mengandung gula alami (glukosa dan fruktosa) yang sangat tinggi. Jika dikonsumsi sendirian dalam jumlah banyak, kurma dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat. Di sinilah peran pure butter atau mentega hewani masuk.
Lemak sehat dalam mentega berfungsi memperlambat penyerapan gula dari kurma ke dalam aliran darah. Hasilnya, energi yang dihasilkan menjadi lebih stabil dan tahan lama, sehingga Anda tidak cepat merasa lemas setelah makan.
Baca juga : Daftar Merek Kurma Israel yang Diboikot Ramadan 2026 dan Alternatifnya
Membuat camilan sehat ini sangat mudah, namun kuncinya ada pada pemilihan bahan yang berkualitas:
Baca juga : Manfaat Kurma Ajwa, Dianjurkan Rasulullah
Kombinasi ini bukanlah hal baru. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah, disebutkan, "Rasulullah SAW masuk ke rumah kami. Lalu kami menyediakan mentega (zubdah) dan kurma (tamar). Baginda menyukai mentega dan kurma."
Para ulama menjelaskan bahwa zubdah pada masa itu adalah lemak yang diolah dari susu hewan (sapi atau kambing). Secara karakteristik, ini sama dengan apa yang kita kenal sebagai butter saat ini.
Baca juga: Cara Memilih Buah Semangka, Durian, Alpukat yang Matang dan Manis
Berapa kalori satu biji kurma butter?
Satu biji kurma butter mengandung sekitar 55 hingga 65 kalori, tergantung ukuran kurma dan jumlah mentega yang dimasukkan.
Apakah mentega asin (salted) boleh digunakan?
Boleh, tergantung preferensi rasa. Namun, bagi yang memiliki riwayat darah tinggi, disarankan menggunakan unsalted butter.
Baca juga: 3 Resep Telur Alpukat Praktis 5 Menit Sehat dan Bikin Nagih
Apakah boleh menggunakan margarin?
Sangat tidak disarankan. Margarin adalah lemak nabati yang diproses secara kimiawi (hidrogenasi) dan mengandung lemak trans yang tidak sehat bagi jantung. Selalu gunakan pure butter.
Berapa banyak boleh dimakan dalam sehari?
Karena kalorinya cukup padat (sekitar 50-65 kalori per biji), disarankan mengonsumsi 1-3 biji saja per hari agar tidak menyebabkan kenaikan berat badan berlebih.
Apakah aman bagi penderita diabetes?
Meskipun lemak memperlambat penyerapan gula, penderita diabetes tetap harus berkonsultasi dengan dokter karena kandungan gula total dalam kurma tetap tinggi.
Baca juga: Manfaat Makan Telur dan Alpukat, Sinergi Nutrisi Sempurna bagi Tubuh
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Baca juga: Ciri-Ciri Kemangi, Habitat, Cara Budi Daya, dan Manfaatnya bagi Kesehatan
| Bahan | Rekomendasi Terbaik |
|---|---|
| Jenis Kurma | Medjool, Sukari, Ajwa |
| Jenis Lemak | Pure Butter (Lemak Hewani) |
| Waktu Konsumsi | Sahur atau Pembuka Buka Puasa |
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved