MEMILIH buah dengan tingkat kematangan yang pas memerlukan ketelitian lebih dari sekadar melihat warna kulitnya. Setiap jenis buah memiliki indikator biologis yang menunjukkan apakah nutrisi dan gulanya sudah mencapai puncak maksimal. Berikut adalah bedah tuntas untuk tiga buah favorit masyarakat Indonesia.
1. Cara Memilih Semangka yang Merah dan Manis tanpa Dibelah
Banyak orang mengira bahwa menepuk semangka adalah satu-satunya cara. Padahal ada indikator visual yang jauh lebih akurat.
Lihat Field Spot (Bercak Kuning)
Field spot adalah bagian semangka yang menyentuh tanah saat tumbuh. Jika bercak ini berwarna kuning krem atau oranye mentega, berarti semangka tersebut matang di pohon dengan sempurna.
Sebaliknya, jika bercaknya berwarna putih atau kehijauan, semangka tersebut dipetik terlalu dini dan kemungkinan besar rasanya hambar.
Baca juga: Manfaat Makan Telur dan Alpukat, Sinergi Nutrisi Sempurna bagi Tubuh
Periksa Sulur atau Tangkai
Tangkai semangka yang sudah kering dan berwarna cokelat menandakan buah tersebut sudah mencapai kematangan penuh sebelum dipetik. Jika tangkainya masih hijau dan segar, semangka tersebut mungkin dipaksa panen dan proses pematangan alaminya terhenti.
Uji Suara (The Thump Test)
Ketuk semangka dengan buku jari. Semangka yang matang dan mengandung banyak air akan mengeluarkan suara mendelep atau berat (deep thud). Jika suaranya terdengar nyaring (ping), berarti kulitnya terlalu tebal atau dagingnya belum berisi maksimal.
Baca juga: 3 Resep Telur Alpukat Praktis 5 Menit Sehat dan Bikin Nagih
2. Tips Memilih Durian yang Dagingnya Kuning, Tebal, dan Manis
Durian sering disebut sebagai raja buah. Namun, memilih durian yang bagus memerlukan keahlian khusus agar tidak mendapatkan durian yang hambar atau berair.
Perhatikan Bentuk Duri
Pilihlah durian dengan duri yang pendek dan jarang. Duri yang pendek dan lebar biasanya menandakan daging buah yang lebih kering dan padat. Sebaliknya, duri yang panjang dan rapat sering kali menjadi indikasi daging buah yang tipis.
Cium Aroma di Bagian Pangkal
Jangan mencium durian dari sisi samping. Aroma paling akurat berada di dekat tangkai atau bagian bawah buah.
Durian yang manis akan mengeluarkan aroma harum yang kuat bahkan tanpa harus didekatkan ke hidung. Jika tidak ada aroma sama sekali, bisa dipastikan durian tersebut masih mentah.
Guncangkan Buah
Angkat durian dan guncangkan perlahan. Jika Anda merasakan ada getaran kecil atau bunyi kluk-kluk di dalam, itu tandanya daging buah sudah matang dan terlepas dari dinding kulit bagian dalam. Ini adalah indikator bahwa daging buahnya empuk dan tidak keras.
3. Cara Memilih Alpukat Mentega yang Pulen dan Tidak Pahit
Alpukat adalah buah yang paling sering menipu. Kulit hitam tidak selalu berarti matang, terkadang justru menandakan pembusukan di dalam.
Cek Bagian Bawah Tangkai (Stem Test)
Copot sedikit sisa tangkai kecil di bagian atas alpukat. Jika bagian di bawahnya berwarna hijau cerah, berarti alpukat matang sempurna dan berkualitas bagus.
Jika berwarna cokelat gelap, alpukat tersebut sudah terlalu matang (overripe) dan kemungkinan ada bagian busuk di dalamnya. Jika sulit dilepas, alpukat masih mentah.
Tekstur Kulit dan Kelenturan
Genggam alpukat dan tekan secara perlahan dengan telapak tangan (jangan menggunakan ujung jari karena akan merusak dagingnya). Alpukat yang siap makan akan terasa empuk tetapi tetap kenyal. Jika terasa sangat lembek, alpukat tersebut kemungkinan sudah mulai membusuk.
Apa yang Sering Terlewatkan?
Banyak artikel hanya menyarankan melihat warna, tetapi jarang membahas tentang berat jenis. Untuk semangka, pilihlah yang terasa lebih berat dari ukurannya karena itu menandakan kandungan air dan gula yang tinggi. Untuk durian, justru durian yang terasa lebih ringan sering kali lebih disukai karena menandakan biji yang kecil dan daging yang kering (tidak benyek).
Checklist Praktis Belanja Buah
- Semangka: Cari bercak kuning tua, tangkai kering, dan suara berat saat diketuk.
- Durian: Aroma kuat di pangkal, duri jarang, dan ada bunyi saat diguncang.
- Alpukat: Warna bawah tangkai hijau, kulit sedikit kasar, dan empuk saat ditekan telapak tangan.
People Also Ask (FAQ)
Apakah semangka yang lonjong lebih manis dari yang bulat?
Secara tradisional, pedagang membedakan semangka 'jantan' (lonjong) yang lebih berair dan semangka 'betina' (bulat) yang lebih manis. Namun, indikator bercak kuning (field spot) tetap menjadi penentu utama kemanisan.
Bagaimana cara mematangkan alpukat yang terlanjur dibeli mentah?
Masukkan alpukat ke dalam kantong kertas bersama buah apel atau pisang. Gas etilen dari apel/pisang akan mempercepat proses pematangan alpukat dalam 1-2 hari.
Kenapa durian yang saya beli aromanya wangi tetapi rasanya hambar?
Hal ini biasanya terjadi karena pohon durian terlalu banyak mendapatkan air (hujan deras) sesaat sebelum panen. Hal itu membuat kandungan gula dalam buah menjadi encer atau berair.
Penulis: Tim Redaksi MI-Studio
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
