Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

5 Bahaya Menahan Pipis bagi Kesehatan: Risiko ISK hingga Gagal Ginjal

 Gana Buana
10/2/2026 19:49
5 Bahaya Menahan Pipis bagi Kesehatan: Risiko ISK hingga Gagal Ginjal
Sering menahan buang air kecil? Waspadai risiko infeksi saluran kemih, batu ginjal, hingga kerusakan kandung kemih.(Freepik)

MENAHAN buang air kecil sering kali dianggap sebagai hal sepele, terutama saat kita sedang terjebak dalam rapat panjang, perjalanan jauh, atau sekadar asyik menonton tayangan digital. Namun, secara medis, kebiasaan ini merupakan ancaman serius bagi sistem urologi manusia. Kandung kemih memiliki kapasitas terbatas, dan memaksa organ ini bekerja melampaui batasnya dapat memicu kerusakan yang bersifat permanen.

Bagaimana Sistem Perkemihan Bekerja

Kandung kemih orang dewasa normalnya mampu menampung sekitar 450 hingga 500 ml urine. Ketika volume mencapai sekitar setengah dari kapasitas tersebut, saraf-saraf di sekitar kandung kemih akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memicu keinginan berkemih. Di tahun 2026 ini, para ahli urologi menekankan bahwa frekuensi buang air kecil yang ideal adalah setiap 3 hingga 4 jam sekali untuk menjaga elastisitas otot kandung kemih.

Fakta Medis Utama

Urine adalah limbah cair hasil penyaringan darah oleh ginjal. Menahannya berarti membiarkan limbah beracun berada di dalam tubuh lebih lama dari yang seharusnya.

Apa Saja Bahaya Menahan Pipis bagi Kesehatan

1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Bahaya yang paling umum adalah berkembang biaknya bakteri di dalam saluran kemih. Urine mengandung limbah dan racun yang harus segera dibuang. Saat ditahan, bakteri seperti E. coli memiliki waktu lebih lama untuk berkoloni di uretra dan naik ke kandung kemih, menyebabkan peradangan yang menyakitkan.

2. Peregangan Kandung Kemih Permanen (Bladder Stretching)

Jika kebiasaan ini dilakukan bertahun-tahun, otot kandung kemih dapat meregang secara berlebihan dan kehilangan kemampuan untuk berkontraksi kembali ke ukuran semula. Kondisi ini menyebabkan penderita sulit mengosongkan urine secara tuntas, yang pada akhirnya memerlukan bantuan kateter secara permanen.

3. Risiko Batu Ginjal dan Batu Kandung Kemih

Urine yang mengendap terlalu lama akan mengalami proses kristalisasi. Mineral seperti kalsium dan natrium akan membentuk endapan keras yang dikenal sebagai batu ginjal. Jika batu ini menyumbat saluran, rasa nyeri yang hebat (kolik renal) tidak dapat dihindari.

4. Hidronefrosis: Aliran Balik ke Ginjal

Ini adalah kondisi yang sangat berbahaya di mana urine yang tidak bisa ditampung lagi oleh kandung kemih mengalir kembali ke ureter hingga ke ginjal. Hal ini menyebabkan ginjal membengkak dan jika dibiarkan akan memicu gagal ginjal kronis.

5. Inkontinensia Urine

Melemahnya otot dasar panggul dan otot sfingter akibat tekanan berlebih membuat seseorang kehilangan kendali atas kandung kemihnya. Akibatnya, urine bisa bocor secara tidak sengaja saat bersin, tertawa, atau batuk.

Update Riset 2026: Pentingnya Deteksi Warna

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa penderita buta warna memiliki risiko komplikasi kanker kandung kemih lebih tinggi karena kesulitan mendeteksi hematuria (darah dalam urine). Segera periksa jika urine Anda berubah warna menjadi kemerahan atau kecokelatan.

Checklist: Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih

Aspek Tindakan Rekomendasi
Frekuensi Buang air kecil setiap 3-4 jam sekali.
Hidrasi Minum minimal 8 gelas air putih per hari.
Latihan Lakukan Senam Kegel untuk otot panggul.
Kebersihan Bersihkan area genital dari depan ke belakang.

Kesimpulan

Menahan buang air kecil bukan sekadar masalah ketidaknyamanan sementara. Ini adalah kebiasaan yang dapat merusak sistem filtrasi tubuh dan kualitas hidup Anda di masa depan. Dengan memahami risiko medis seperti ISK, batu ginjal, hingga kerusakan saraf kandung kemih, diharapkan masyarakat lebih memprioritaskan panggilan alam ini demi kesehatan jangka panjang.

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

  • Berapa lama maksimal boleh menahan pipis? Disarankan tidak lebih dari 3-4 jam untuk menjaga kesehatan otot kandung kemih.
  • Apakah menahan pipis bisa menyebabkan batu ginjal? Ya, karena urine yang mengendap memicu kristalisasi mineral menjadi batu.
  • Apa itu anyang-anyangan? Sensasi ingin buang air kecil terus-menerus namun urine yang keluar hanya sedikit, biasanya gejala awal ISK. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya