Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK dari kita merasa terbebani dengan anjuran olahraga berat, seperti mendaki gunung atau mengikuti kelas spinning yang menguras keringat. Namun, bagaimana jika Anda tidak memiliki waktu atau minat untuk itu?
Jo Blodgett, peneliti senior dari Institute of Sport, Exercise and Health di University College London, menawarkan solusinya, activity snacks atau "camilan aktivitas". Ini adalah gerakan kecil yang bisa Anda tambahkan ke dalam jadwal harian tanpa perlu keanggotaan gym atau pakaian khusus.
Kepada podcast Radio 4 What's Up Docs?, Blodgett menjelaskan cara tetap bugar dengan langkah sederhana berikut:
Blodgett menyebut metode ini sebagai Vigorous Intermittent Lifestyle Physical Activity (VILPA). Intinya adalah meningkatkan usaha secara singkat saat melakukan rutinitas harian. "Ini tentang menemukan peluang dalam kehidupan sehari-hari yang akan mendorong Anda sedikit lebih keras," ujarnya. Beberapa caranya antara lain:
Hanya dengan tiga atau empat sesi gerakan intens berdurasi satu hingga dua menit sehari, Anda sudah bisa memberikan perubahan besar bagi kesehatan jantung dan angka harapan hidup.
Meski Anda rutin ke gym 30 menit sehari, Blodgett memperingatkan fenomena "si aktif yang malas" (active couch potato). Olahraga singkat tidak akan mengimbangi efek buruk duduk seharian di depan layar. "Tiga puluh menit di gym hanyalah bagian kecil," tegasnya. "Bagaimana dengan 23,5 jam sisanya?"
Ia menyarankan untuk rutin berdiri dari meja kerja setiap 15-30 menit, berjalan kaki saat istirahat makan siang, atau melakukan rapat sambil berjalan kaki (walk and talk).
Blodgett menyarankan untuk membalik sudut pandang, jangan hanya fokus pada berapa lama Anda berolahraga, tapi fokuslah pada pengurangan waktu saat Anda tidak bergerak. Idealnya, jika Anda tidur 8 jam, maka setidaknya 8 jam dari waktu terjaga harus dihabiskan dengan bergerak.
"Setiap 15, 30 menit, bisakah Anda berdiri, menggoyangkan badan, lalu duduk kembali?" kata Blodgett. Prinsipnya sederhana: tidak ada aturan emas tentang seberapa banyak, karena semakin banyak Anda bergerak, semakin baik hasilnya bagi tubuh. (BBC/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved