Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSAKNYA sekolah-sekolah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, akibat gempa bumi 6,4 SR yang terjadi pada Rabu 7 Desember 2016 lalu perlu dicarikan solusi demi kelangsungan proses belajar mengajar. Perlu ada tambahan tenda-tenda sebagai pengganti ruang kelas sementara.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, pada Sabtu 31 Desember 2016 hingga kemarin, tenda darurat yang diberikan ke sekolah-sekolah tersebut sementara ini digunakan sebagai gudang tempat menyimpan peralatan sekolah yang bisa diselamatkan dari gempa, seperti, komputer, buku paket, alat peraga, dan barang-barang elektronik.
Di SMK Bisnis dan Manajemen Negeri 1 Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, misalnya, dua tenda biru bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan satu tenda putih berukuran 5 x 15 meter digunakan untuk tempat penyimpanan berbagai peralatan sekolah. Padahal, rencananya tenda itu hendak digunakan sebagai ruangan tempat belajar darurat.
"Barang-barang perpustakaan, alat laboratorium, fasilitas bengkel praktik siswa, dan barang berharga lainnya sudah disimpan sementara di bawah tenda. Karena tenda hanya tiga unit, tidak cukup untuk tempat kami belajar," kata Muhajir, siswa SMK Bisnis dan Manajemen Negeri 1 Bandar Baru, Sabtu (31/12/2016).
Padahal, para siswa setempat bersekolah setiap hari, kecuali hari libur. Namun, untuk sementara ini mereka harus belajar di rumah. "Kalau tidak ada tenda tambahan, kami harus sabar menunggu hingga selesainya barak sementara yang sedang dibangun," kata siswa lainnya.
Sementara itu, di lokasi Madrasah Ibtidaiah Negeri Keude Paru, Kecamatan Bandar Baru, dua unit tenda darurat digunakan untuk belajar gabungan murid kelas 1 hingga kelas 6. Karena berdesakan dan kepanasan, anak-anak tidak fokus menerima pelajaran.
Kalau kondisi seperti itu berlangsung terus-menerus, dikhawatirkan minat belajar para murid semakin menurun.
"Kepada pemerintah atau donatur lainnya diharapkan dapat membantu meringankan beban sekolah-sekolah yang terkena dampak gempa," ujar salah satu pengajar di sekolah tersebut.(MR/H-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved