Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

8 Bahaya Sering Konsumsi Telur Mentah

Reynaldi Andrian Pamungkas
28/1/2026 21:30
8 Bahaya Sering Konsumsi Telur Mentah
Berikut Bahaya Sering Konsumsi Telur Mentah(freepik)

TELUR mentah adalah telur yang dikonsumsi tanpa dimasak sama sekali, baik putih maupun kuning telurnya masih dalam kondisi asli.

Telur mentah sering digunakan dalam beberapa kebiasaan atau resep tertentu, misalnya dicampur minuman atau saus. Namun, dari sisi kesehatan, telur mentah tidak disarankan untuk dikonsumsi rutin.

Berikut 8 Bahaya Sering Konsumsi Telur Mentah

1. Risiko Infeksi Bakteri Salmonella

Telur mentah bisa mengandung Salmonella yang menyebabkan diare, mual, muntah, dan demam.

2. Gangguan Pencernaan

Protein telur mentah lebih sulit dicerna sehingga bisa memicu perut kembung, mual, atau sakit perut.

3. Penyerapan Protein Tidak Maksimal

Tubuh hanya menyerap sekitar 50 sampai 60 persen protein dari telur mentah, jauh lebih rendah dibanding telur matang.

4. Kekurangan Biotin

Putih telur mentah mengandung avidin yang menghambat penyerapan biotin, penting untuk kulit, rambut, dan metabolisme.

5. Risiko bagi Daya Tahan Tubuh Lemah

Anak-anak, lansia, dan orang dengan imun lemah lebih rentan sakit jika mengonsumsi telur mentah.

6. Potensi Keracunan Makanan

Konsumsi rutin meningkatkan risiko food poisoning, apalagi jika telur tidak disimpan dengan benar.

7. Tidak Aman untuk Ibu Hamil

Bakteri dari telur mentah dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

8. Kebersihan Sulit Dipastikan

Cangkang telur bisa terkontaminasi kuman yang masuk ke dalam telur saat dipecahkan.

Agar aman mengonsumsi telur, masak hingga putih dan kuningnya matang, simpan telur di kulkas, pilih telur segar dan bersih. Jika ingin setengah matang, pastikan telur dipasteurisasi.

Telur mentah lebih banyak risikonya dibanding manfaatnya. Lebih aman dan gizinya justru optimal saat dimasak. (Z-4)

Sumber: alodokter, ciputrahospital



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya