Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TERLALU banyak makan adalah kebiasaan mengonsumsi makanan melebihi kebutuhan tubuh, baik dari segi porsi, frekuensi, maupun jumlah kalori, sehingga tubuh menerima energi lebih besar daripada yang digunakan.
Jika dilakukan terus-menerus, terlalu banyak makan dapat berdampak pada kesehatan pencernaan, berat badan, dan metabolisme tubuh.
Kalori berlebih akan disimpan sebagai lemak tubuh.
Kebiasaan makan berlebihan dalam jangka panjang meningkatkan risiko obesitas.
Perut kembung, begah, mual, hingga sakit maag bisa muncul.
Lambung yang terlalu penuh dapat memicu refluks asam.
Aliran darah lebih banyak ke sistem pencernaan setelah makan berlebihan.
Terutama jika sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat.
Pola makan berlebih yang tidak sehat bisa memicu resistensi insulin.
Konsumsi lemak berlebihan meningkatkan kadar kolesterol jahat.
Makan berlebihan, khususnya makanan asin, dapat memicu hipertensi.
Kelebihan berat badan meningkatkan beban kerja jantung.
Perut terlalu kenyang membuat tidur tidak nyaman.
Tubuh terasa lelah akibat metabolisme yang terganggu.
Bisa berkembang menjadi kebiasaan makan emosional yang tidak sehat.
Makanlah secara perlahan, perhatikan porsi, dan pilih makanan bergizi seimbang agar tubuh tetap sehat. (Z-4)
Sumber: hellosehat, primayahospital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved