Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD dan SMP Tahun 2026. Pendaftaran TKA dibuka mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026 melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP).
TKA 2026 dapat diikuti oleh murid jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat pada satuan pendidikan yang memenuhi persyaratan, yaitu memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
Pelaksanaan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan instrumen asesmen akademik yang terstandar, objektif, dan kredibel untuk mengukur capaian belajar murid pada pendidikan dasar. Hasil TKA diharapkan dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan, orang tua, serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menyampaikan bahwa pembukaan pendaftaran TKA menjadi tahap awal rangkaian pelaksanaan TKA Tahun 2026. Menurutnya, TKA dirancang sebagai instrumen yang adil dan terstandar untuk menggambarkan kemampuan akademik murid secara objektif.
“Pembukaan pendaftaran TKA SD dan SMP ini menjadi momentum penting bagi satuan pendidikan untuk mempersiapkan pelaksanaan asesmen secara lebih terencana,” ujar Toni.
Setelah pendaftaran, rangkaian pelaksanaan TKA 2026 akan dilanjutkan dengan tahapan simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan utama. Berikut jadwalnya:
Kemendikdasmen mengimbau satuan pendidikan untuk segera melakukan pendaftaran serta mempersiapkan data peserta, infrastruktur, dan kesiapan teknis agar pelaksanaan TKA berjalan lancar.
Sejalan dengan pembukaan pendaftaran TKA 2026, Kemendikdasmen juga menerbitkan Surat Edaran Dirjen PAUD Dasmen tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai dasar seleksi jalur prestasi akademik, khususnya untuk penerimaan murid baru pada jenjang SMP dan SMA. Kebijakan ini bertujuan menciptakan proses seleksi yang lebih objektif, terstandar, adil, dan transparan, serta mengurangi perbedaan penilaian antar satuan pendidikan.
Kemendikdasmen melalui BSKAP mendorong pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua untuk memastikan keterpaduan antara pelaksanaan TKA dan tahapan SPMB 2026/2027. Dukungan semua pihak diharapkan dapat meningkatkan partisipasi murid dan kepercayaan publik terhadap sistem seleksi pendidikan nasional.
Dengan sinergi tersebut, Kemendikdasmen menargetkan pemanfaatan hasil TKA pada jalur prestasi SPMB dapat berjalan optimal demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. (Z-10)
Sebagai upaya untuk meningkatkan nilai TKA ke depan, pihaknya juga menekankan pentingnya memanfaatkan pembelajaran digital.
WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 bisa jadi bahan evaluasi total untuk kualitas pendidikan nasional. Hasil TKA jadi alarm
Pengumuman hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA tahun 2025 telah diumumkan pada Selasa (23/12).
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, merasa miris dengan rendahnya rata-rata nilai pelajaran hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang jujur dan transparanÂ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved