Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjalankan ibadah haji dengan khusyuk tentu menjadi harapan setiap calon jamaah, termasuk perempuan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah datangnya haid di tengah rangkaian ibadah.
Untuk mengatasinya, sebagian perempuan memilih menunda haid dengan obat hormon. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi membagikan sejumlah kiat penting agar penggunaan obat hormon tetap aman dan efektif.
Obat hormon penunda haid umumnya mengandung progesteron. Hormon ini bekerja dengan mengubah fase menstruasi sehingga haid tidak terjadi atau tertunda selama masa ibadah.
Tujuannya adalah agar ibadah haji dapat berjalan lancar tanpa terganggu siklus menstruasi.
Waktu konsumsi obat hormon sangat menentukan keberhasilannya. Idealnya, obat mulai diminum 14 hari sebelum perkiraan haid berikutnya atau pada hari ke-14 sejak hari pertama haid terakhir.
Untuk memudahkan, calon jamaah dapat memantau siklus menstruasi melalui aplikasi pencatat haid.
Obat hormon biasanya diminum dua kali sehari dan harus dikonsumsi secara terus-menerus hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
Menghentikan obat sebelum ibadah selesai berisiko memicu haid datang keesokan harinya.
Pada sebagian kasus, meski sudah minum obat sesuai anjuran, masih bisa muncul spotting atau bercak darah ringan.
Jika ini terjadi:
Spotting ini bukan menstruasi dan umumnya masih diperbolehkan untuk tetap beribadah.
Di awal konsumsi, obat hormon bisa menyebabkan:
Namun efek ini biasanya bersifat sementara dan tidak sampai mengganggu aktivitas harian.
Penggunaan obat hormon wajib dikonsultasikan dengan dokter, terutama bagi perempuan yang memiliki:
Kondisi tersebut bukan berarti tidak boleh menggunakan obat hormon, tetapi perlu penyesuaian dan pengawasan medis.
Setiap tubuh memiliki respons yang berbeda terhadap hormon. Oleh karena itu, penggunaan obat penunda haid harus berdasarkan resep dan arahan dokter, bukan atas inisiatif sendiri.
Menunda haid dengan obat hormon bisa menjadi solusi bagi calon jamaah haji perempuan agar ibadah tetap optimal. Kuncinya adalah waktu konsumsi yang tepat, dosis yang sesuai, serta konsultasi medis sebelum penggunaan. Dengan persiapan yang baik, ibadah pun dapat dijalankan dengan lebih tenang dan nyaman. (Ant/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved