Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Gagal Simpan Permanen di Portal SNPMB 2026? Ini 5 Solusi Ampuh Atasi Masalah Data NISN tidak Ditemukan

Putri Rosmalia Octaviyani
13/1/2026 15:15
Gagal Simpan Permanen di Portal SNPMB 2026? Ini 5 Solusi Ampuh Atasi Masalah Data NISN tidak Ditemukan
Portal SNPMB.(Dok. Medcom)

RIBUAN calon peserta Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 melaporkan kendala "Gagal Simpan Permanen" dan data NISN tidak ditemukan pada hari kedua registrasi akun di portal SNPMB, Selasa (13/1). Panitia mengimbau siswa untuk tidak panik dan memastikan validasi data di tingkat sekolah telah tuntas sebelum melakukan finalisasi.

Bagi Anda yang menghadapi masalah tersebut, berikut adalah 5 solusi ampuh untuk mengatasinya gagal simpan akun di portal SNPMB 2026:

1. Cek Sinkronisasi Dapodik dan EMIS

Masalah "NISN Tidak Ditemukan" biasanya terjadi karena data di Dapodik (Kemendikbudristek) atau EMIS (Kemenag) belum diperbarui atau belum sinkron dengan database SNPMB. Segera hubungi operator sekolah untuk memastikan status NISN Anda sudah valid dan masuk dalam daftar siswa layak (eligible).

2. Lakukan Verval Data Mandiri

Siswa disarankan melakukan pengecekan mandiri melalui laman vervalpd.data.kemdikbud.go.id. Jika terdapat perbedaan nama, tempat lahir, atau tanggal lahir, perbaikan harus dilakukan di sumber data (sekolah) terlebih dahulu, bukan di portal SNPMB.

3. Hindari Jam Sibuk (Traffic Peak)

Gagal simpan permanen sering kali disebabkan oleh server overload. Cobalah untuk mengakses portal pada jam-jam tidak sibuk, seperti pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB, untuk mendapatkan koneksi yang lebih stabil.

4. Bersihkan Cache dan Gunakan Mode Incognito

Kendala teknis pada browser bisa menghambat proses unggah foto atau simpan data. Bersihkan cache dan cookies pada browser Anda, atau gunakan mode penyamaran (Incognito Mode) untuk memastikan sesi login bersih dari data lama yang tertinggal.

5. Gunakan Fitur Helpdesk SNPMB

Jika data sudah benar namun sistem tetap menolak simpan permanen, segera buat laporan melalui Halo SNPMB di laman halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Sertakan tangkapan layar (screenshot) kendala dan detail identitas diri untuk mempercepat penanganan oleh tim teknis.

"Siswa tidak perlu terburu-buru melakukan simpan permanen jika data masih belum sesuai. Pastikan validasi di Dapodik sudah selesai karena data yang sudah dipermanenkan tidak dapat diubah kembali dengan alasan apapun," tulis pengumuman resmi panitia SNPMB.

Masa registrasi akun untuk jalur SNBP masih dibuka hingga 18 Februari 2026, sehingga siswa memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan data terlebih dahulu. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya