Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Bacaan Sujud Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya dalam Salat

Thalatie K Yani
12/1/2026 08:00
Bacaan Sujud Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya dalam Salat
Ilustrasi(freepik)

Sujud merupakan salah satu rukun dalam salat yang memiliki kedudukan sangat istimewa. Dalam posisi ini, seorang hamba berada dalam keadaan paling dekat dengan Sang Pencipta. Oleh karena itu, melafalkan bacaan sujud dengan benar, khusyuk, dan memahami maknanya adalah hal yang krusial bagi kesempurnaan ibadah salat kita. Rasulullah SAW mengajarkan berbagai variasi doa yang dapat dibaca saat sujud, baik dalam salat fardu maupun salat sunnah.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap panduan bacaan ketika bersujud, mulai dari bacaan yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia hingga variasi doa lain yang bersumber dari hadis shahih. Selain itu, kita juga akan membahas bacaan khusus untuk sujud sahwi, sujud tilawah, dan sujud syukur.

Bacaan Sujud dalam Salat Fardu (Umum)

Bacaan yang paling sering diajarkan dan diamalkan oleh mayoritas umat Islam di Indonesia adalah tasbih yang memuji keagungan Allah SWT. Bacaan ini dibaca minimal tiga kali saat melakukan sujud.

Berikut adalah lafal bacaan sujud yang umum:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Latin: Subhana rabbiyal a'la wa bihamdih.

Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya."

Ada pula riwayat yang menyebutkan cukup membaca tasbih tanpa tambahan "wa bihamdih", yakni:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Latin: Subhana rabbiyal a'la.

Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi."

Variasi Bacaan Sujud Sesuai Sunnah

Untuk menambah kekhusyukan dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, kita dianjurkan untuk memvariasikan bacaan sujud. Berikut adalah beberapa doa sahih lainnya yang bisa diamalkan:

1. Bacaan Subbuhun Quddusun

Doa ini sering dibaca Rasulullah SAW dalam ruku' dan sujud:

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Latin: Subbuhun quddusun, rabbul malaa-ikati warruuh.

Artinya: "Maha Suci, Maha Qudus (Suci), Tuhan para malaikat dan ruh (Jibril)." (HR. Muslim)

2. Bacaan Allahumma Laka Sajadtu

Bacaan ini lebih panjang dan memiliki makna penyerahan diri yang total:

اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Latin: Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu, wa laka aslamtu. Sajada wajhiya lilladzii khalaqahu, wa shawwarahu, wa syaqqa sam'ahu wa basharahu. Tabaarakallaahu ahsanul khaaliqiin.

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu lah aku bersujud, kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuk rupanya, serta membuka pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta." (HR. Muslim)

Bacaan Sujud-Sujud Khusus

Selain dalam salat fardu, terdapat kondisi tertentu dimana seorang Muslim melakukan sujud, seperti sujud sahwi (karena lupa dalam salat), sujud tilawah (saat mendengar ayat sajadah), dan sujud syukur.

Bacaan Sujud Sahwi

Meskipun sebagian ulama berpendapat boleh membaca bacaan sujud biasa, namun bacaan populer yang dikhususkan untuk sujud sahwi adalah:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Latin: Subhana man laa yanaamu wa laa yashu.

Artinya: "Maha Suci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa."

Bacaan Sujud Tilawah

Sujud ini dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat Sajadah dalam Al-Qur'an. Perintah untuk bersujud ini salah satunya tersirat dalam Surat Al-Alaq ayat 19.

Adapun bacaannya adalah:

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Latin: Sajada wajhiya lilladzii khalaqahu, wa syaqqa sam'ahu wa basharahu bihaulihi wa quwwatih.

Artinya: "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya."

Keutamaan Memperlama Sujud

Sujud bukan sekadar gerakan fisik menempelkan dahi ke bumi. Ini adalah simbol kerendahan hati manusia di hadapan kebesaran Allah SWT. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa saat sujud.

Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah doa di dalamnya."

Dengan memahami bacaan sujud dan maknanya, diharapkan kualitas salat kita semakin meningkat. Jangan terburu-buru saat sujud; nikmatilah momen kedekatan tersebut dengan melafalkan doa-doa di atas secara tartil dan penuh penghayatan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya