Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SUJUD adalah momen paling istimewa dalam shalat seorang Muslim. Dalam fiqih ibadah, sujud bukan sekadar gerakan fisik menempelkan dahi ke bumi, melainkan simbol ketundukan total seorang hamba kepada Sang Pencipta. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits riwayat Muslim, "Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa di dalamnya."
Bagi Anda yang ingin menyempurnakan kualitas shalat, memahami variasi bacaan sujud yang diajarkan Rasulullah SAW adalah langkah krusial. Berikut adalah panduan lengkap bacaan sujud, mulai dari yang paling umum hingga bacaan yang sering dibaca Nabi saat shalat malam (Tahajud).
Bacaan ini adalah yang paling sering diajarkan di sekolah dan madrasah dasar. Bacaan ini memiliki landasan hadits yang kuat dari riwayat Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah.
Latin: Subhaana Rabbiyal A'la
Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi."
Latin: Subhaana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi
Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan segala puji bagi-Nya."
(Dianjurkan dibaca 3 kali atau lebih dalam bilangan ganjil)
Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sering membaca doa ini dalam ruku' dan sujud beliau, sebagai bentuk pengamalan dari perintah Allah dalam Surah An-Nasr.
Latin: Subhaanakallaahumma Rabbanaa wa Bihamdika, Allaahummaghfir-lii
Artinya: "Maha Suci Engkau Ya Allah, Wahai Rabb kami, dan dengan memuji-Mu Ya Allah, berilah ampunan untukku."
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan memiliki makna penyucian yang sangat dalam. Sering dibaca saat shalat witir atau shalat malam.
Latin: Subbuuhun Qudduusun, Rabbul Malaa-ikati war-ruuh
Artinya: "Maha Suci, Maha Qudus (Maha Mulia), Rabb-nya para Malaikat dan Ruh (Jibril)."
Meskipun bacaan tasbih biasa (poin 1) sah digunakan untuk sujud tilawah (sujud karena mendengar ayat sajadah) dan sujud syukur, terdapat doa khusus yang dianjurkan:
Latin: Sajada wajhiya lilladzii khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam'ahu wa basharahu tabaarakallaahu ahsanul khaaliqiin.
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan, Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta." (HR. Muslim)
Agar bacaan sujud Anda diterima, posisi fisik harus memenuhi syarat sah shalat. Nabi Muhammad SAW memerintahkan kita untuk bersujud dengan menempelkan 7 anggota tubuh ke lantai:
| No | Anggota Tubuh | Keterangan Penting |
|---|---|---|
| 1 | Dahi dan Hidung | Harus menempel sempurna, hidung tidak boleh menggantung. |
| 2 & 3 | Dua Telapak Tangan | Diletakkan sejajar bahu atau telinga, jari-jari rapat menghadap kiblat. |
| 4 & 5 | Dua Lutut | Menempel pada lantai sebagai tumpuan. |
| 6 & 7 | Dua Ujung Kaki | Jari-jari kaki ditekuk menghadap kiblat (tumit sebaiknya dirapatkan). |
Dengan memperbaiki bacaan dan tata cara sujud, kita berharap shalat kita tidak hanya menjadi kewajiban yang gugur, tetapi menjadi sarana komunikasi yang intim dengan Allah SWT. Wallahu a'lam bishawab. (Z-10)
Pelajari bacaan sujud yang benar sesuai sunnah, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya. Simak juga variasi doa untuk sujud sahwi dan tilawah.
Pelajari doa sujud dan rukuk dalam Arab, Latin, terjemahan, serta keutamaannya untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Bacaan doa sujud terakhir dalam shalat, lengkap dengan teks Arab, Latin, dan artinya. Pelajari keutamaan dan tata cara membacanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved