Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Sholat merupakan tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap Muslim yang telah baligh dan berakal. Kualitas ibadah sholat tidak hanya ditentukan oleh gerakan yang tuma'ninah, tetapi juga oleh kebenaran bacaan di dalamnya. Memahami dan melafalkan doa doa sholat dengan fasih dan tartil adalah syarat mutlak agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT (sah). Artikel ini akan mengulas secara lengkap bacaan sholat fardhu 5 waktu, mulai dari niat hingga salam, beserta teks Arab, latin, dan terjemahannya untuk memudahkan Anda dalam menghafal dan memahaminya.
Segala amal tergantung pada niatnya. Niat sholat diucapkan di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram, namun melafalkannya secara lisan (talafudz) hukumnya sunnah menurut mayoritas ulama Syafi'iyah untuk membantu kekhusyukan hati.
أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhas subhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhadz dzuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat fardhu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
أُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat fardhu Ashar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat fardhu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushalli fardhal 'isyaa-i arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Setelah berdiri tegak menghadap kiblat dan berniat, lakukan Takbiratul Ihram dengan mengangkat kedua tangan sejajar telinga (bagi laki-laki) atau dada (bagi perempuan) seraya mengucapkan:
اللهُ أَكْبَرُ
Allaahu Akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar."
Membaca doa iftitah hukumnya sunnah ha'iat, namun sangat dianjurkan untuk menyempurnakan sholat. Berikut adalah bacaan iftitah yang umum digunakan:
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.
Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim."
Membaca Surat Al-Fatihah adalah rukun sholat. Jika tidak dibaca, maka sholatnya tidak sah. Berikut bacaannya:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin. Arrahmaanir rahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh-dhaalliin.
Setelah Al-Fatihah, disunnahkan membaca "Aamiin" dan dilanjutkan dengan membaca surat pendek dari Al-Qur'an pada rakaat pertama dan kedua.
Saat melakukan gerakan ruku', pastikan punggung lurus dan membaca tasbih berikut sebanyak tiga kali:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal 'adziimi wa bihamdih. (3x)
Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan segala puji bagi-Nya."
Bangkit dari ruku' (I'tidal) seraya mengangkat tangan dan membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami'allaahu liman hamidah.
Setelah berdiri tegak (tuma'ninah), lanjutkan membaca:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Rabbanaa lakal hamdu mil'us samaawaati wa mil'ul ardhi wa mil 'u maa syi'ta min syai-in ba'du.
Artinya: "Ya Allah Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Engkau kehendaki sesudah itu."
Sujud dilakukan dengan meletakkan dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung jari kaki ke lantai. Bacaan tasbih sujud dibaca tiga kali:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdih. (3x)
Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan dengan segala puji bagi-Nya."
Bangkit dari sujud pertama, duduklah dengan tenang (iftirasy) dan membaca doa:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupkanlah kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan ampunilah kesalahanku."
Pada rakaat kedua (untuk sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya), dilakukan duduk Tasyahud Awal dengan membaca:
اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.
Bacaan Tasyahud Akhir sama dengan Tasyahud Awal, namun ditambahkan dengan Sholawat Ibrahimiyah. Posisi duduk pada tahapan ini adalah Tawarruk.
وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ . وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ . فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa Ibraahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibraahiim. Wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa Ibraahiim wa 'alaa aali sayyidinaa Ibraahiim. Fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Gerakan terakhir adalah Salam, dengan menoleh ke kanan dan ke kiri hingga pipi terlihat dari belakang, seraya mengucapkan:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaah.
Artinya: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepada kalian."
Dalam Mazhab Syafi'i, membaca doa Qunut pada rakaat kedua sholat Subuh (setelah I'tidal dan sebelum Sujud) adalah sunnah ab'ad. Berikut bacaannya:
اَللّٰهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Allaahummahdinii fiiman hadait, wa 'aafinii fiiman 'aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a'thait, wa qinii syarra maa qadhait. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya'izzu man 'aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalait.
Demikianlah panduan lengkap doa doa sholat fardhu. Dengan memahami setiap bacaan, diharapkan sholat kita menjadi lebih khusyuk dan diterima oleh Allah SWT.
Simak tuntunan sholat lengkap mulai dari niat, takbiratul ihram, hingga salam. Pelajari tata cara, bacaan arab, latin, dan artinya sesuai syariat Islam.
Panduan lengkap bacaan sujud dalam shalat (fardhu & sunnah). Dilengkapi teks Arab, Latin, arti, serta dalil hadits sahih dan tata cara yang benar.
Panduan lengkap tata cara sholat fardhu 5 waktu mulai dari niat, bacaan Arab, Latin, hingga salam sesuai sunnah dan rukun Islam yang benar.
Pelajari arti bacaan sholat lengkap dari takbir hingga salam. Pahami makna setiap lafal doa untuk meningkatkan kekhusyukan ibadah sholat fardhu Anda.
Pelajari takbiratul ihram bacaan, arti, dan tata caranya. Panduan lengkap dengan teks Arab, Latin, dan referensi Al-Qur'an untuk pemula.
Simak panduan lengkap bacaan sholat 5 waktu dari niat sampai salam beserta tulisan Arab, Latin, dan artinya untuk menyempurnakan ibadah wajib Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved