Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan Bangsa Indonesia saat ini memerlukan simbol perjuangan yang kuat dan relevan. Simbol ini, adalah sosok teladan yang dapat membangkitkan semangat nasionalisme, kemandirian serta mampu memperkuat nilai-nilai gotong royong.
Dalam sambutannya pada Haul ke-171 Pangeran Diponegoro di nDalem Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Kamis malam, Wakil Menteri Sosial lebih lanjut mengatakan, Pangeran Diponegoro yang dikenang sebagai pemimpin perjuangan melawan penjajah pada Perang Jawa adalah figur yang tepat untuk dijadikan ikon tersebut. Wamensos kemudian mengungkap, keteladanan hidup dan besarnya pengaruh perjuangannya dalam perjalanan sejarah bangsa yang telah ditunjukkan oleh Pangeran Diponegoro.
"Pangeran Diponegoro adalah simbol yang utuh tentang perlawanan, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat,” kata Wamensos.
Haul ke-171 Pangeran Diponegoro ini diselenggarakan oleh Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Padi) dan dihadiri para keturunan trah Diponegoro dari berbagai daerah di Indonesia. Tempat yang digunakan -- nDalem Tegalrejo yang kini menjadi Museum Pangeran Diponegoro adalah tempat tinggal sang pangeran sebelum lolos dan memimpin perjuangan melawan penjajah dalam Perang Jawa (Java Oorlog) tahun 1825-1830.
Perang Jawa (1825–1830) tercatat sebagai perang terbesar dalam sejarah kolonial, mengguncang fondasi kekuasaan Hindia Belanda dan menguras sumber daya penjajah. "Perjuangan Pangeran Diponegoro tidak semata berbentuk perang fisik, tetapi juga mengandung dimensi spiritual, moral, dan kultural. Nilai-nilai itulah yang harus terus diwariskan dan diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa saat ini," tegasnya.
Lebih lanjut, Agus Jabo Priyono mengemukakan, Pangeran Diponegoro adalah sosok pemimpin dengan kepribadian yang sangat kokoh. Selain taat beragama, beliau juga menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur serta memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat. Meski Pangeran Diponegoro adalah bangsawan yang berasal dari lingkungan Keraton Yogyakarta.
Menurut Wamenkes, sosok Pangeran Diponegoro adalah pribadi yang religius dan menyatu dengan rakyat sehingga pantas mendapat sebutan sebagai khalifatullah fil ard.
Untuk masa sekarang, katanya,menjadi tugas kita semua untuk menerjemahkan semangat perjuangan Pangeran Diponegoro dalam berbagai sisi kehidupan.
Sementara Ketua Panitia Haul, R. Dwi Akseptoro TY mengatakan peringatan haul ini menjadi momentum refleksi atas nilai-nilai kepahlawanan Diponegoro yang tetap relevan hingga kini. Dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi dalam Warisan Perjuangan”, haul Diponegoro diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran kolektif akan pentingnya keteladanan, pengabdian, dan keberanian dalam menjaga keutuhan bangsa. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved