Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Rekrutmen TNI AD Bintara 2026: Syarat, Jadwal, dan Panduan Lolos Seleksi

 Gana Buana
07/1/2026 14:02
Rekrutmen TNI AD Bintara 2026: Syarat, Jadwal, dan Panduan Lolos Seleksi
Apel persiapan penjagaan momentum Natal 2025 di kawasan Monas Jakarta.(MI/Ramdani)

Profesi sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menjadi salah satu karier paling bergengsi dan diminati oleh generasi muda Indonesia. Khususnya, jalur rekrutmen TNI AD Bintara menawarkan keseimbangan ideal antara pengembangan karier militer, pendidikan lanjutan, dan jaminan masa depan yang stabil. Menghadapi Tahun Anggaran 2026, antusiasme pendaftar diprediksi akan tetap tinggi seiring dengan perbaikan kesejahteraan prajurit yang terus dilakukan pemerintah.

Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif bagi Anda yang berniat mengikuti seleksi rekrutmen TNI AD. Kami mengulas tuntas mulai dari estimasi jadwal, persyaratan fisik terbaru, tahapan materi seleksi, hingga tips persiapan fisik agar Anda memiliki peluang lebih besar untuk lolos.

Jadwal dan Tahapan Rekrutmen TNI AD Bintara 2026

Memahami siklus pendaftaran adalah kunci awal kesuksesan. Berbeda dengan jalur Tamtama yang terkadang dibuka dalam dua gelombang besar di awal dan akhir tahun, jalur Bintara PK (Prajurit Karier) biasanya memiliki siklus tahunan yang dimulai pada pertengahan tahun. Berikut adalah estimasi timeline yang perlu Anda catat:

Tahapan Seleksi Estimasi Waktu Pelaksanaan
Pendaftaran Online Juli – Agustus 2026
Validasi / Daftar Ulang Juli – Agustus 2026 (Di Ajendam/Ajenrem setempat)
Pengecekan Awal (Administrasi & Kesehatan) Agustus 2026
Seleksi Tingkat Pusat September 2026
Pembukaan Pendidikan (Dikma) Akhir September 2026

Catatan: Jadwal di atas mengacu pada pola rekrutmen reguler tahun-tahun sebelumnya. Untuk jalur khusus (seperti Bintara Keahlian Khusus IT, Kesehatan, atau Santri), jadwal bisa berbeda. Selalu pantau situs resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id.

Persyaratan Utama Rekrutmen TNI AD Bintara

Agar lolos validasi administrasi, calon peserta wajib memenuhi kriteria dasar yang ditetapkan Mabes TNI AD. Syarat ini terbagi menjadi persyaratan umum, fisik, dan administrasi akademik.

1. Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.
  • Tidak memiliki catatan kriminalitas (SKCK).
  • Sehat jasmani dan rohani.

2. Syarat Fisik Terbaru

Isu mengenai tinggi badan sering menjadi pertanyaan utama dalam rekrutmen TNI AD. Berdasarkan kebijakan terbaru yang cenderung lebih inklusif namun tetap standar militer:

  • Tinggi Badan Pria: Minimal 160-163 cm (Tergantung kebijakan per wilayah/Otsus, namun standar aman adalah 163 cm).
  • Tinggi Badan Wanita (Kowad): Minimal 157 cm.
  • Berat Badan: Seimbang menurut ketentuan berlaku (BMI ideal).
  • Kondisi Mata: Tidak berkacamata/minus.

3. Syarat Akademik

  • Lulusan SMA/MA/SMK sederajat (Baik negeri maupun swasta yang terakreditasi).
  • Memiliki nilai rata-rata ijazah sesuai standar yang ditetapkan pada tahun berjalan (biasanya minimal rata-rata 70 untuk lulusan baru, namun ini dapat berubah).

Materi Seleksi: Apa Saja yang Diujikan?

Proses rekrutmen TNI AD Bintara menggunakan sistem gugur. Artinya, peserta harus lulus di setiap tahapan untuk bisa melangkah ke tahap selanjutnya. Persiapkan diri Anda pada materi berikut:

A. Seleksi Administrasi

Pemeriksaan kelengkapan dokumen asli seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, Ijazah SD hingga SMA, SKCK, dan BPJS Kesehatan. Pastikan data di semua dokumen sinkron (nama, tanggal lahir, nama orang tua).

B. Seleksi Kesehatan (Rikkes)

Terbagi menjadi dua tahap. Tahap I meliputi pemeriksaan fisik luar (postur, gigi, mata, THT, kulit, varises). Tahap II meliputi pemeriksaan dalam (Rontgen paru, EKG jantung, tes urin, dan tes darah).

C. Uji Kesamaptaan Jasmani

Fisik adalah modal utama prajurit. Materi tes meliputi:

  • Lari selama 12 menit (Target minimal di atas 2.400 meter).
  • Pull Up (Target minimal 10-12 kali).
  • Sit Up dan Push Up (Target maksimal dalam 1 menit).
  • Shuttle Run (Lari angka 8 secepat mungkin).
  • Renang dasar jarak 50 meter.

D. Mental Ideologi & Psikologi

Tes tertulis dan wawancara untuk mengukur kesetiaan terhadap negara, stabilitas emosi, kecerdasan (IQ), dan kepribadian.

Gaji dan Tunjangan Lulusan Bintara TNI AD

Setelah lulus pendidikan selama kurang lebih 5 bulan, Anda akan dilantik dengan pangkat Sersan Dua (Serda). Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Belas Atas PP Nomor 28 Tahun 2001, terjadi kenaikan gaji pokok sebesar 8%.

Seorang Serda dengan masa kerja 0 tahun akan menerima:

  • Gaji Bintara TNI AD: Sekitar Rp2.272.100 per bulan.
  • Tunjangan Kinerja: Bervariasi tergantung kelas jabatan (bisa mencapai 50-70% gaji pokok).
  • Tunjangan Lauk Pauk: Sekitar Rp60.000 per hari.
  • Fasilitas Lain: Seragam dinas, layanan kesehatan, dan perumahan dinas (jika tersedia).

Tips Sukses Lolos Seleksi

Persaingan dalam rekrutmen TNI AD Bintara sangat ketat. Ribuan peserta memperebutkan kuota yang terbatas. Berikut strategi yang bisa Anda terapkan:

  1. Medical Check-up Mandiri: Lakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh di RS swasta atau RSUD minimal 6 bulan sebelum pendaftaran. Perbaiki masalah gigi atau kulit sejak dini.
  2. Latihan Fisik Terprogram: Jangan latihan mendadak. Bangun stamina lari dan kekuatan otot secara bertahap.
  3. Jaga Rekam Jejak Digital: TNI sangat ketat soal ideologi. Pastikan media sosial Anda bersih dari konten radikal atau yang bertentangan dengan Pancasila.
  4. Belajar Akademik & Psikotes: Latih kemampuan logika matematika dan verbal Anda.

Ingat, seluruh proses rekrutmen TNI AD tidak dipungut biaya alias GRATIS. Hindari calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan persiapan yang matang. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya