Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Istilah landscape atau lanskap sering kali kita dengar dalam berbagai konteks, mulai dari fotografi, seni lukis, hingga arsitektur dan tata kota. Secara sederhana, landscape merujuk pada fitur-fitur yang terlihat dari suatu area tanah, bentuk lahannya, dan bagaimana elemen-elemen tersebut berintegrasi dengan fitur buatan manusia maupun alam. Dalam pengertian yang lebih luas, landscape adalah gabungan antara karakteristik fisik geografis dengan lapisan budaya yang membentuk sebuah pemandangan atau tata ruang yang harmonis.
Pemahaman mengenai landscape tidak hanya terbatas pada sekadar "pemandangan indah". Dalam ilmu geografi dan arsitektur, ini mencakup interaksi yang kompleks antara elemen alam (seperti gunung, sungai, dan vegetasi) dengan elemen manusia (seperti bangunan, jalan, dan pertanian). Memahami konsep ini sangat penting, terutama dalam era pembangunan modern di mana keseimbangan antara beton dan ruang hijau menjadi krusial untuk keberlangsungan lingkungan hidup.
Secara umum, landscape dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama berdasarkan dominasi elemen pembentuknya. Pembagian ini membantu kita memahami bagaimana sebuah ruang terbentuk dan berfungsi.
Ini adalah jenis lanskap yang belum banyak terjamah oleh aktivitas manusia. Komponen utamanya adalah fitur geografis asli seperti pegunungan, hutan belantara, gurun, sungai, dan laut. Landscape alami memiliki nilai ekologis yang sangat tinggi karena menjadi habitat bagi flora dan fauna serta menjaga siklus air dan udara.
Berbeda dengan yang alami, jenis ini adalah hasil interaksi manusia dengan alam. Contohnya termasuk area pertanian, pedesaan, taman kota, hingga kawasan perkotaan yang padat. Dalam arsitektur lanskap, fokus utamanya adalah bagaimana merancang area ini agar fungsional bagi manusia namun tetap memperhatikan estetika dan keberlanjutan lingkungan.
Salah satu profesi yang paling erat kaitannya dengan istilah ini adalah arsitektur lanskap. Ini adalah seni dan ilmu dalam menganalisis, merencanakan, mendesain, memanajemen, serta melestarikan lahan. Tujuannya bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga memecahkan masalah lingkungan.
Seorang arsitek lanskap bekerja untuk menciptakan ruang luar yang responsif terhadap lingkungan. Mereka merancang taman kota untuk paru-paru kota, merestorasi lahan basah yang rusak, hingga merancang area resapan air untuk mencegah banjir. Dalam konteks hunian, desain landscape yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya, memberikan rasa tenang, serta meningkatkan nilai properti.
Dalam merancang sebuah taman atau tata ruang luar, terdapat dua elemen fundamental yang harus dikombinasikan secara seimbang. Memahami kedua elemen ini adalah kunci keberhasilan sebuah desain lanskap.
Softscape merujuk pada elemen-elemen hortikultura atau yang hidup dan terus bertumbuh. Elemen ini memberikan nuansa alami, kesejukan, dan warna pada sebuah area. Komponen softscape meliputi:
Sebaliknya, hardscape adalah elemen-elemen non-hidup atau material keras yang digunakan dalam desain lanskap. Fungsinya adalah untuk memberikan struktur, aksesibilitas, dan definisi ruang. Contoh elemen hardscape meliputi:
Kunci dari desain landscape yang memukau adalah keseimbangan antara hardscape dan softscape. Terlalu banyak hardscape akan membuat lingkungan terasa gersang dan panas, sementara dominasi softscape tanpa struktur yang jelas bisa membuat taman terlihat berantakan seperti hutan liar.
Selain dalam konteks tata ruang, istilah ini juga sangat populer dalam dunia fotografi. Fotografi landscape adalah genre yang menangkap keindahan alam dan lingkungan sekitar. Tujuannya adalah membawa penikmat foto seolah-olah berada di lokasi tersebut.
Dalam fotografi landscape, elemen pencahayaan (seperti golden hour dan blue hour), komposisi, dan kedalaman ruang (depth of field) menjadi sangat krusial. Fotografer sering menggunakan lensa sudut lebar (wide angle) untuk menangkap kemegahan pemandangan secara utuh, mulai dari latar depan (foreground) hingga latar belakang (background) yang jauh.
Memahami landscape berarti memahami hubungan kita dengan lingkungan sekitar. Baik itu dalam konteks merancang taman rumah, menata kota, atau sekadar menikmati pemandangan alam melalui lensa kamera, landscape mengajarkan tentang harmoni dan keseimbangan. Dengan perencanaan yang matang yang menggabungkan elemen lunak dan keras, kita dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga sehat dan berkelanjutan untuk masa depan.
Kamu pasti tidak akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan biaya tersebut jika sudah punya tabungan yang memadai.
Tanaman hijau dan bunga-bunga bisa menyejukkan mata. Jadi, kamu bisa lebih rileks ketika bersantai di area ini
Berikut beberapa inspirasi taman vertikal di rumah yang dapat Anda coba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved