Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Cara Skrining BPJS Kesehatan Terbaru 2026: Syarat Wajib sebelum Berobat ke Faskes

Akmal Fauzi
02/1/2026 17:56
Cara Skrining BPJS Kesehatan Terbaru 2026: Syarat Wajib sebelum Berobat ke Faskes
Skrining BPJS kesehatan(Tangkapan Layar webskrining.bpjs-kesehatan)

PERNAHKAH Anda ditolak atau diminta mengisi data terlebih dahulu saat hendak mendaftar antrean di Puskesmas atau Klinik? Jangan panik, kemungkinan besar Anda belum melakukan Skrining Riwayat Kesehatan. Mulai tahun 2025 dan berlanjut hingga 2026, BPJS Kesehatan semakin memperketat aturan ini sebagai langkah preventif sekaligus syarat administratif untuk mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Banyak peserta JKN-KIS yang menganggap remeh fitur ini, padahal skrining kesehatan adalah "pintu gerbang" untuk mendeteksi risiko penyakit katastropik seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal, dan jantung koroner sejak dini. Artikel ini akan memandu Anda melakukan skrining dengan benar, mengatasi kendala teknis, dan memahami hasil diagnosanya.

Mengapa Skrining BPJS Kesehatan Itu Wajib?

Skrining Riwayat Kesehatan bukan sekadar formalitas. Berdasarkan regulasi terbaru, BPJS Kesehatan mewajibkan peserta melakukan skrining minimal satu kali setiap tahun. Data ini vital bagi pemerintah untuk memetakan profil kesehatan masyarakat Indonesia.

Selain manfaat makro tersebut, ada keuntungan langsung bagi Anda:

  • Akses Lancar ke Faskes: Beberapa FKTP kini mensyaratkan bukti skrining sebelum pasien bisa mengambil nomor antrean periksa (kecuali kondisi gawat darurat).
  • Deteksi Dini Gratis: Anda mendapatkan evaluasi risiko penyakit berbahaya tanpa biaya sepeser pun.
  • Pencegahan Komplikasi: Mengetahui risiko lebih awal memungkinkan Anda mengubah gaya hidup sebelum penyakit menjadi parah dan butuh biaya besar.

3 Cara Melakukan Skrining BPJS Kesehatan (Online & Praktis)

Anda tidak perlu datang ke kantor BPJS. Proses ini 100% digital dan bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 5 menit. Berikut tiga metodenya:

1. Via Aplikasi Mobile JKN (Paling Direkomendasikan)

Cara ini paling stabil dan datanya langsung tersinkronisasi di HP Anda.

  1. Unduh dan buka aplikasi Mobile JKN (tersedia di Play Store/App Store).
  2. Login menggunakan NIK/Nomor Kartu JKN dan Password.
  3. Di halaman beranda, pilih menu "Skrining Riwayat Kesehatan".
  4. Pilih nama peserta yang akan diskrining.
  5. Jawab seluruh pertanyaan (sekitar 20-40 pertanyaan terkait kebiasaan makan, olahraga, dan riwayat keluarga).
  6. Klik "Simpan" dan hasil akan langsung keluar.

2. Via Webskrining (Tanpa Install Aplikasi)

Cocok bagi Anda yang memori HP-nya penuh atau ingin menggunakan laptop.

  1. Buka browser dan kunjungi laman resmi: webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
  2. Masukkan Nomor Kartu BPJS (13 digit), Tanggal Lahir, dan Kode Captcha.
  3. Klik "Cari Peserta". Jika data valid, formulir pertanyaan akan muncul.
  4. Isi kuesioner hingga selesai.

3. Via Chat Assistant JKN (CHIKA)

Bagi Anda yang lebih nyaman menggunakan WhatsApp atau Telegram.

  • Chat nomor resmi BPJS Kesehatan di 0811-8750-400.
  • Pilih menu "Skrining Kesehatan".
  • Ikuti instruksi bot untuk menjawab pertanyaan satu per satu.

Arti Hasil Skrining: Risiko Rendah, Sedang, atau Tinggi?

Setelah selesai mengisi kuesioner, Anda akan mendapatkan notifikasi hasil dengan kode warna atau keterangan risiko. Apa artinya?

  • Risiko Rendah (Hijau): Selamat! Pola hidup Anda sehat. Pertahankan dengan rutin berolahraga dan makan bergizi. Anda cukup melakukan skrining ulang tahun depan.
  • Risiko Sedang (Kuning): Ada potensi penyakit, mungkin karena faktor keturunan atau gaya hidup (merokok, kurang gerak). Anda disarankan berkonsultasi ke dokter di FKTP untuk saran perbaikan pola hidup.
  • Risiko Tinggi (Merah): Waspada. Sistem mendeteksi potensi kuat penyakit kronis (diabetes/hipertensi). Anda WAJIB segera memeriksakan diri ke FKTP terdaftar untuk pemeriksaan medis lanjutan (seperti cek gula darah atau tensi). Biaya pemeriksaan lanjutan ini dijamin BPJS Kesehatan.

People Also Ask: Masalah Umum Saat Skrining

Kenapa Menu Skrining BPJS Tidak Bisa Dibuka/Error?

Ini adalah keluhan paling umum. Penyebabnya biasanya server overload atau koneksi tidak stabil. Solusinya:

  • Cek Koneksi: Pastikan sinyal internet stabil.
  • Hapus Cache: Jika via browser, coba clear cache atau gunakan mode Incognito.
  • Jam Sibuk: Hindari akses di jam 08.00 - 11.00 pagi saat antrean Faskes sedang tinggi. Coba akses di sore atau malam hari.
  • Update Aplikasi: Pastikan Mobile JKN Anda sudah versi terbaru.

Apakah Skrining Ini Bayar?

Gratis 100%. Tidak ada biaya admin atau biaya tambahan apa pun. Jika ada oknum yang meminta bayaran untuk membantu skrining, segera laporkan.

Bolehkah Mengisi Asal-asalan?

Sangat tidak disarankan. Jawaban yang tidak jujur akan membuat hasil analisis medis menjadi tidak akurat. Ingat, ini demi kesehatan Anda sendiri, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi.

Checklist Praktis: Sebelum Mulai Skrining

Agar proses berjalan lancar dalam sekali coba, siapkan data berikut di dekat Anda:

  • Nomor Kartu BPJS/NIK: Untuk login.
  • Berat & Tinggi Badan Terkini: Untuk menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh).
  • Riwayat Penyakit Keluarga: Info apakah orang tua/saudara punya diabetes/jantung.
  • Data Tensi/Gula Darah Terakhir: (Opsional, tapi membantu jika Anda ingat).

Kesehatan adalah aset paling berharga. Luangkan waktu 5 menit hari ini untuk melakukan skrining BPJS Kesehatan. Lebih baik tahu risiko sekarang dan mencegahnya, daripada menyesal kemudian. 
(P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya