Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI Anda yang lahir di bulan Januari, bersiaplah untuk merasa sedikit "kurang beruntung" dibandingkan rekan-rekan Anda yang lahir di bulan lain. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan orang yang lahir di bulan pertama ini secara resmi menerima kado lebih sedikit sepanjang hidup mereka.
Fenomena ini sebenarnya masuk akal secara finansial. Perayaan Natal baru saja berlalu dan dompet kebanyakan orang mulai menipis. Namun, apakah hal ini adil bagi mereka yang merayakan hari kelahiran di awal tahun?
Situs keuangan Money.co.uk menemukan fakta mengejutkan orang yang lahir di bulan Januari menerima nilai kado hingga €1.300 (sekitar Rp22 juta) lebih sedikit dibandingkan orang lain selama masa hidup mereka.
Laporan dari Unilad juga memperkuat hal ini, di mana sepertiga orang dewasa mengaku menghabiskan biaya 34 persen lebih rendah untuk membeli hadiah bagi mereka yang berulang tahun di bulan Januari. Jeda waktu antara gajian terakhir sebelum Natal hingga gajian pertama di tahun baru sering kali terasa sangat lama, sehingga memaksa banyak orang untuk berhemat secara ekstrem.
Data tersebut juga merinci rata-rata pengeluaran seseorang untuk orang-orang terdekat mereka. Ternyata, kita cenderung menghabiskan anggaran paling besar untuk pasangan dengan rata-rata €108 (Rp1,8 juta), disusul untuk anak-anak sebesar €85 (Rp1,4 juta), dan orang tua sebesar €50 (Rp850 ribu). Menariknya, terungkap pula bahwa pengeluaran untuk kado ibu ternyata 16% lebih tinggi dibandingkan untuk ayah.
Kondisi keuangan yang sulit di awal tahun ini sering kali membuat para pemberi kado harus putar otak, mulai dari memanfaatkan promo January Sales hingga memilih kado yang lebih murah.
Pakar keuangan pribadi dari money.co.uk, Salman Haqqi, menjelaskan fenomena ini berkaitan erat dengan pengendalian diri setelah pengeluaran besar di akhir tahun.
"Setelah pengeluaran finansial yang berlebihan di masa Natal, bagi banyak orang, Januari adalah waktu untuk kembali mengendalikan uang mereka. Hal ini sering kali melibatkan pembatasan pengeluaran untuk pembelian seperti hadiah, aktivitas, dan acara keluar malam, yang mungkin membuat mereka yang lahir di bulan Januari merasa sedikit dikesampingkan," ujar Haqqi kepada Unilad.
Kesenjangan ini menjadikan bulan Januari sebagai tantangan tersendiri bagi mereka yang ingin merayakan ulang tahun dengan meriah namun terbentur kondisi ekonomi pasca-libur panjang. (RollerCoster/Z-2)
Jelita bisa memesan warna dalam aksesoris sesuai keinginan, sehingga aksesoris yang dibeli jadi eksklusif dan tidak sama dengan yang lain
Bagi pasangan, Natal menjadi waktu yang sempurna untuk menciptakan kenangan baru, berbagi kebahagiaan, dan saling menunjukkan rasa cinta satu sama lainnya.
Selain hadiah itu sendiri, cara Anda membungkus kado juga bisa membuat momen semakin berkesan.
APA yang terlintas dalam pikiran anak-anak saat Natal tiba? Tentunya, harapan besar untuk menerima kado istimewa dari Sinterklas!
Memberikan kado natal kepada orangtua bukan hanya soal hadiah fisik, tetapi lebih tentang mengungkapkan rasa cinta, terima kasih, dan penghargaan atas semua yang telah mereka lakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved