Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR setiap orang pasti pernah mengalami kondisi di mana area mata bergerak-gerak sendiri tanpa kendali. Secara spesifik, kedutan kelopak mata kanan bawah sering kali menjadi perhatian khusus, baik karena frekuensinya yang mengganggu maupun karena kaitan eratnya dengan berbagai mitos yang beredar di masyarakat Indonesia. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah myokymia, sebuah kontraksi otot yang berulang dan tidak disengaja pada kelopak mata.
Meskipun sering dianggap sepele dan dapat hilang dengan sendirinya, kedutan yang terjadi secara terus-menerus pada area kelopak mata kanan bawah bisa menjadi sinyal tubuh yang meminta perhatian lebih. Artikel ini akan mengupas tuntas fenomena tersebut dari dua sudut pandang utama: fakta medis yang ilmiah dan kepercayaan budaya atau mitos yang masih dipercaya hingga saat ini.
Secara ilmiah, kedutan pada kelopak mata tidak terjadi tanpa alasan. Tubuh memberikan respons terhadap gaya hidup atau kondisi fisik yang sedang Anda alami. Berikut adalah beberapa faktor pemicu utama terjadinya kedutan pada kelopak mata kanan bawah:
Faktor yang paling umum menjadi penyebab utama adalah kelelahan fisik. Kurang tidur atau memaksakan mata bekerja terlalu keras di depan layar komputer dan gawai (digital eye strain) dapat memicu kejang otot halus di sekitar mata. Otot orbicularis oculi yang bertugas membuka dan menutup kelopak mata menjadi tegang, sehingga terjadilah kontraksi yang tidak terkontrol.
Tubuh bereaksi terhadap stres dengan berbagai cara, salah satunya melalui ketegangan otot. Stres yang tinggi dapat memicu sistem saraf untuk mengirimkan sinyal yang tidak beraturan, yang bermanifestasi sebagai kedutan pada area wajah, termasuk kelopak mata kanan bawah.
Bagi Anda penikmat kopi, perlu waspada jika kedutan mulai sering terjadi. Kafein dan alkohol merupakan stimulan yang dapat meningkatkan denyut jantung dan metabolisme, serta memicu aktivitas otot yang berlebihan. Mengonsumsi zat ini dalam jumlah banyak dapat menyebabkan otot mata menjadi hiperaktif.
Orang yang berusia lanjut atau mereka yang sering menggunakan lensa kontak kerap mengalami mata kering. Kondisi ini memaksa mata untuk berkedip lebih sering guna melembapkan kornea, yang pada akhirnya memicu kedutan. Selain itu, reaksi alergi yang melepaskan histamin juga dapat menyebabkan mata gatal, berair, dan berkedut.
Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, khususnya kekurangan magnesium dan kalium, dapat menyebabkan kejang otot. Kedua mineral ini sangat vital untuk fungsi otot yang sehat. Jika asupan nutrisi ini kurang, area sensitif seperti kelopak mata sering kali menjadi bagian pertama yang menunjukkan gejala.
Di Indonesia, aspek budaya tidak bisa dilepaskan dari fenomena fisik. Berdasarkan Primbon Jawa, kedutan di bagian tubuh tertentu dipercaya sebagai firasat atau pertanda akan terjadinya sesuatu di masa depan. Lantas, apa arti spesifik dari kedutan di kelopak mata kanan bawah?
Penting untuk diingat bahwa tafsir ini bersifat kepercayaan turun-temurun dan tidak memiliki landasan ilmiah. Menyikapi mitos sebaiknya dilakukan dengan bijak tanpa menimbulkan kecemasan berlebih (sugesti negatif).
Jika kedutan kelopak mata kanan bawah Anda disebabkan oleh faktor gaya hidup (medis), berikut adalah langkah-langkah konkret yang dapat Anda lakukan untuk menghentikannya:
Melakukan kompres hangat pada mata yang tertutup dapat membantu merelaksasi otot-otot mata yang tegang. Gunakan kain bersih yang direndam air hangat, lalu tempelkan pada mata selama 5-10 menit. Lakukan ini beberapa kali sehari hingga kedutan mereda.
Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup, idealnya 7-8 jam per malam. Mengistirahatkan mata dari paparan layar digital setidaknya satu jam sebelum tidur juga sangat membantu mengurangi ketegangan saraf mata.
Cobalah untuk mengurangi atau menghentikan sementara konsumsi kopi, teh, soda, dan alkohol. Ganti dengan air mineral yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh dan fungsi otot yang optimal.
Jika penyebabnya adalah mata kering, penggunaan air mata buatan (artificial tears) yang dijual bebas di apotek dapat membantu melumasi mata dan menghentikan iritasi pemicu kedutan.
Meskipun umumnya tidak berbahaya, ada kondisi tertentu di mana kedutan kelopak mata kanan bawah memerlukan penanganan medis serius. Segera konsultasikan ke dokter spesialis mata atau saraf jika Anda mengalami gejala berikut:
Memahami penyebab kedutan kelopak mata kanan bawah secara objektif akan membantu Anda mengambil tindakan yang tepat. Utamakan kesehatan mata dengan menjaga pola hidup sehat, dan jadikan mitos hanya sebagai khazanah budaya semata. (Z-4)
Benarkah kedutan mata kanan atas menurut Islam adalah pertanda akan menangis atau bahagia? Simak penjelasan hukum khurafat, dalil Al-Qur'an, dan fakta medisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved