Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Doa Perjalanan Naik Kendaraan: Arab, Latin, dan Adab Safar

Thalatie K Yani
29/12/2025 10:00
Doa Perjalanan Naik Kendaraan: Arab, Latin, dan Adab Safar
Ilustrasi(freepik)

Melakukan perjalanan jauh maupun dekat merupakan aktivitas yang tidak lepas dari risiko. Sebagai umat Muslim, memohon perlindungan kepada Allah SWT adalah hal utama agar terhindar dari marabahaya. Membaca doa perjalanan naik kendaraan merupakan salah satu bentuk ikhtiar batiniah untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kemudahan selama menempuh perjalanan, baik itu di darat, laut, maupun udara.

Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk tidak lupa berdoa mulai dari melangkahkan kaki keluar rumah hingga duduk di atas kendaraan. Berikut adalah panduan lengkap bacaan doa, dalil, serta adab-adab perjalanan (safar) yang perlu Anda ketahui.

Dalil Anjuran Berdoa Saat Naik Kendaraan

Anjuran untuk berdoa saat menaiki kendaraan tercantum jelas di dalam Al-Qur'an. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk mengingat nikmat kendaraan yang telah diciptakan-Nya. Hal ini termaktub dalam Surat Az-Zukhruf ayat 13-14:

لِتَسْتَوُۥا۟ عَلَىٰ ظُهُورِهِۦ ثُمَّ تَذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا ٱسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا۟ سُبْحَٰنَ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُۥ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ

Litastawu 'ala zuhurihi summa tazkuru ni'mata rabbikum izastawaitum 'alaihi wa taqulu subhanallazi sakhkhara lana haza wa ma kunna lahu muqrinin. Wa inna ila rabbina lamunqalibun.

Artinya: "Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: 'Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami'." (QS. Az-Zukhruf: 13-14).

Urutan Doa Perjalanan Lengkap

Agar mendapatkan kesempurnaan pahala dan perlindungan maksimal, berikut adalah urutan doa yang sebaiknya dibaca mulai dari keluar rumah hingga berada di atas kendaraan.

1. Doa Keluar Rumah

Sebelum menuju kendaraan, awali dengan doa keluar rumah agar setan menjauh dan Allah memberikan petunjuk:

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Bismillahi, tawakkaltu 'alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah."

2. Doa Naik Kendaraan (Darat, Laut, dan Udara)

Ketika kaki sudah melangkah naik atau tubuh sudah duduk di dalam kendaraan, bacalah doa berikut ini yang bersumber dari ayat Al-Qur'an di atas:

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzii sakhkhara lanaa hadzaa, wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.

Artinya: "Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."

3. Doa Safar (Perjalanan Jauh)

Jika perjalanan yang ditempuh adalah perjalanan jauh (safar), Rasulullah SAW biasa menambahkan doa berikut setelah doa naik kendaraan:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Allahumma inna nas'aluka fii safarinaa hadzal birra wat taqwa, wa minal 'amali maa tardhaa. Allahumma hawwin 'alainaa safaranaa hadza, wathwi 'annaa bu'dahu. Allahumma antash shaahibu fis safari, wal khaliifatu fil ahli. Allahumma inni a'udzubika min wa'tsaa-is safari, wa ka-aabatil manzhari, wa suu-il munqalabi fil maali wal ahli.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan ketakwaan, serta amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jauhnya. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti dalam keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang buruk dalam harta dan keluarga." (HR. Muslim).

Adab Safar Menurut Sunnah Rasulullah

Selain membaca doa, menerapkan adab perjalanan akan menambah keberkahan. Berikut adalah beberapa adab yang diajarkan Nabi Muhammad SAW:

  • Berniat Baik: Pastikan perjalanan bukan untuk maksiat, melainkan untuk silaturahmi, bekerja, menuntut ilmu, atau tadabur alam.
  • Berpamitan: Mengucapkan salam dan meminta doa restu kepada keluarga yang ditinggalkan.
  • Membaca Takbir dan Tasbih: Disunnahkan membaca takbir (Allahu Akbar) ketika kendaraan menanjak atau pesawat lepas landas, dan membaca tasbih (Subhanallah) ketika kendaraan menurun atau pesawat mendarat.
  • Memperbanyak Dzikir dan Doa: Waktu safar adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Manfaatkan waktu di perjalanan untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat.
  • Menjaga Salat: Jangan meninggalkan salat wajib. Jika perjalanan jauh memenuhi syarat, Anda dapat melakukan jamak dan qashar salat.

Dengan mengamalkan doa perjalanan naik kendaraan serta adab-adab di atas, diharapkan perjalanan Anda senantiasa dalam lindungan Allah SWT, terhindar dari kecelakaan, dan kembali ke rumah dengan selamat membawa keberkahan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya